MAJALAHJURNALIS.Com (Deliserdang)
– Dulu disyahkan Petinggi Provinsi
Sumatera Utara menjadi Kampung BERSINAR (Bersih dari Narkoba) kini Desa Rantau
Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang viral di media sosial jadi
sarang narkoba jenis sabu. Hal itu
terjadi tepatnya dilokasi yang menjadi sorotan publik berada di Dusun II, di samping
Rumah Al-Qur’an Ar-Rahmah. Bandar Sabu
dan pengecernya terkesan kebal hukum, barang haran duijual seperti memasarkan
kacang goring. Warga resah, pihak
APH (Aparat Penegak Hukum) hanya mampu jadi penonton. Keresahan warga
bertahun-tahun hanya kamuflase saja. Aktivitas transaksi sabu berlangsung
terang-terangan di sekitar lingkungan Pendidikan Agama Islam untuk anak-anak, Selasa
(12/5/2026). Tempat
pengajian, disekitarnya jadi tempat sarang peredaran sabu. Dikhawatirkan
berdampak buruk terhadap anak-anak serta lingkungan sekitarnya.
“Sudah sangat
meresahkan bang, anak-anak tiap hari mengaji di situ, tapi diduga ada transaksi
garam cina di dekat lokasi,” ujar seorang wanita didalam video yang viral
tersebut dikutip wartawan. Menanggapi
keresahan masyarakat, Kepala Desa Rantau Panjang bersama perangkat desa
dikabarkan langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Pemerintah Desa
Rantau Panjang disebut telah melakukan respons awal guna menjaga keamanan dan
ketertiban lingkungan. Warga kini
berharap APH segera turun tangan melakukan penyelidikan serta
penindakan tegas apabila dugaan tersebut terbukti benar. Bukan hanya sebatas
merespon saja. “Harapan
masyarakat tentu ada tindakan cepat dari aparat. Diharap dilakukan secara
terukur, agar ada efek jera. Jangan sampai lingkungan anak-anak tercemar
aktivitas narkoba. Padahal sebelumnya, Beberapa tahun lalu Desa Rantau Panjang
disebut-sebut Desa BERSINAR. Nyatanya isapan jempol belaka”. ungkap warga
berhasdil dihimpun awak media. (red)
0 Komentar