Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gegara Pengecatan Fasilitas Umum, 2 Ormas di Medan Labuhan Terlibat Bentrok

 

Gegara Pengecatan Fasilitas Umum, 2 Ormas di Medan Labuhan Terlibat Bentrok

Ilustrasi bentrok dua massa ormas.@Suara Massa


MAJALAHJURMALIS.Com (Medan) - Dua organisasi kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) terlibat bentrok di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Bentrokan dipicu persoalan pengecatan fasilitas umum dan perusakan plang ormas.
 
Keributan kedua ormas itu terekam kamera warga dan viral di media sosial. Dari rekaman yang dilihat detikSumut, Minggu (10/5/2026), tampak sejumlah orang berlarian dengan menenteng senjata tajam hingga senapan angin.
 
Peristiwa itu terjadi di salah satu ruas jalan di kawasan Martubung, Medan Labuhan, Sabtu (9/5/2026). Keberadaan kedua kelompok tersebut membuat masyarakat dan pengguna jalan resah.
 
Kapolsek Medan Labuhan AKP D Raja Putra Napitupulu, menyebut bentrokan dua ormas diawali persoalan pengecatan fasilitas umum dan perusakan plang ormas di Kelurahan Besar dan Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan.
 
"Keduanya terlibat permasalahan yang menimbulkan gesekan di tengah masyarakat. Akibatnya, terjadi aksi pengecatan fasilitas umum, pengerusakan plang organisasi, tiang Telkom, tiang listrik dan fly over tol di wilayah Kelurahan Besar dan Kelurahan Tangkahan," ucap AKP Raja dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/5/2026).

 
AKP Raja mengatakan, demi menghindari bentrokan susulan, pihaknya bersama Forkopimcam Medan Labuhan lalu menggelar mediasi yang turut dihadiri kedua ormas. Mediasi dilaksanakan di Kantor Kelurahan Besar, Martubung Medan Labuhan pada hari yang sama.
 
"Kami menghimbau agar kedua OKP tidak saling mengklaim dan saling menuduh yang dapat menimbulkan potensi konflik ataupun tawuran antar OKP. Jangan melibatkan anggota membawa senjata tajam sehingga dapat menimbulkan gangguan kamtibmas dan faktor kriminogen di lingkungan masyarakat," ujar Kapolsek.
 
Hasil pertemuan tersebut, kata Kapolsek, kedua ormas diminta untuk sama-sama menahan diri. Selain itu, seluruh pihak yang hadir akan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif demi kenyamanan masyarakat.
 
Sementara itu, fasilitas umum yang sebelumnya dicat dengan atribut tertentu agar dikembalikan ke warna semula.
 
"Hasil mediasi, bahwa kedua pimpinan OKP yang hadir sudah sepakat untuk berdamai dan bersama-sama menjaga situasi yang kondusif di wilayah Kecamatan Medan Labuhan," pungkasnya.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar