Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gawat, Terjadi di Gunungkidul Uang Donasi Pembangunan Masjid Raib Dicuri

 

Gawat, Terjadi di Gunungkidul Uang Donasi Pembangunan Masjid Raib Dicuri
Suasana pembangunan Masjid Al-Uswah di Bangunsari RT.4, Candirejo, Semin, Gunungkidul. Foto: Dok Bendahara Pembangunan Masjid Al-Uswah, Dani Susanto.

MAJALAHJURNALIS.Com  (Gunungkidul) - Uang donasi untuk pembangunan Masjid di Bangunsari RT.4, Candirejo, Semin, Gunungkidul raib dicuri. Uang yang dicuri sebesar Rp 13 juta dari donatur di Arab Saudi.
 
Bendahara Pembangunan Masjid Al-Uswah, Dani Susanto, baru mengetahui uang yang ia simpan itu dicuri pada Senin (4/5/2026). Uang itu disebut diletakkan di tas di kamarnya.
 
"Ketika saya mau aktivitas kok uang donasi di tas yang saya taruh di kamar tidak ada. Total uang donasi itu Rp 13 juta," ucapnya saat dihubungi detikJogja, Kamis (7/5/2026).
 
Dani menyebut jika uang Rp 13 juta itu berasal dari donatur asal Arab Saudi untuk membeli material utama. Kasus ini disebut telah dilaporkan dan pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP.
 
"Kalau uang yang dicuri itu kan uang material dari donatur Arab Saudi. Karena biasanya material penting kan saya yang membelikan," katanya.
 
Meski begitu Dani menyatakan akan bertanggungjawab atas hilangnya uang tersebut. Dia menyebut pembangunan masjid harus terus berjalan.
 
"Pembangunan masih berlanjut, untuk beli material-material pakai uang saya. Karena saya bertanggungjawab atas kehilangan itu, dan itu (donasi) kan amanah," ucapnya.
 
Utang Bank untuk Bangun Masjid
 
Dani menceritakan warga memutuskan untuk membangun Masjid Al-Uswah usai adanya konflik dengan ahli waris masjid yang biasanya digunakan warga.
 
Akhirnya, warga meminjam uang ke bank Rp 50 juta untuk modal awal. Pembangunan masjid sendiri mulai dilakukan pada April 2026 dan diperkirakan selesai dalam 4 bulan.


 
"Untuk modal awal kita pinjam bank Rp 50 juta pakai sertifikat rumah saya, sedangkan cicilannya 3 tahun," katanya.
 
Menurutnya, saat ini pembangunan Masjid Al-Uswah sudah pada tahap menaikkan bata sebagai dinding bangunan. Akan tetapi, Dani mengaku hingga saat ini masih membuka donasi karena kekurangan anggaran pembangunan Masjid tersebut.
 
"Saat ini kami masih buka donasi, karena anggaran kita terbatas sekali. Masih banyak kekurangannya, seperti pasir, semen dan besi, terutama upah pekerja bangunannya," ujarnya.
 
Dani menambahkan, untuk donasi masyarakat bisa transfer melalui rekening BPD DIY atas nama Setiyoko di nomor 011221003445.
 
Polisi Turun Tangan
 
Polisi menyebut telah melakukan olah TKP di lokasi pencurian uang donasi pembangunan Masjid Al-Uswah, Bangunsari RT 4, Candirejo, Semin, Gunungkidul. Selain itu, polisi telah melakukan penyisiran CCTV untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.
 
"Yang jelas kami sudah melakukan pengumpulan barang bukti, identifikasi pelaku dengan sidik jari, terus juga menyisir CCTV," Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto saat dihubungi wartawan, Kamis (7/5/2026).
 
CCTV itu, lanjut Wasdiyanto, adalah CCTV yang terpasang di sekitar lokasi pencurian. Menurutnya, polisi telah selesai melakukan pemeriksaan di beberapa CCTV yang terpasang.
 
"Ada beberapa (CCTV), yang jelas untuk jalur-jalur yang dari TKP ada beberapa CCTV yang sudah cek dan hari ini baru selesai," ujarnya.
 
Wasdiyanto menambahkan, bahwa untuk mengungkap kasus tersebut Polsek Semin turut berkoordinasi dengan Polres Gunungkidul.
 
"Secara umum, bahwa kami memang pengumpulan barang bukti dan identifikasi pelaku dengan melibatkan Polres," ucapnya.
Sumber : detikjogja

Posting Komentar

0 Komentar