Gubernur Jawa Timur
Khofifah Indar Parawansa memberikan anugerah Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya
kepada pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian dalam upacara Hari Pendidikan
Nasional 2026 yang digelar di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin 4
Mei 2026.@Beritasatu.com/Istimewa.
MAJALAHJURNALIS.Com (Surabaya) -
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk menjadikan wilayahnya sebagai lumbung
talenta nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju
Indonesia Emas 2045.
Khofifah menyebut kebutuhan talenta
berkualitas akan terus meningkat di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan,
pertahanan, penegakan hukum, hingga dunia usaha di tingkat regional, nasional,
dan global.
“Jawa Timur insyaallah hari ini dan
yang akan datang bersiap menjadi lumbung talenta nasional,” ujar Khofifah
dikutip dari Antara, Selasa (5/5/2026).
Karena itu, menurutnya diperlukan
sistem yang mampu memetakan serta menyiapkan potensi generasi muda secara
terukur.
Ia optimistis Jawa Timur dapat menjadi
sumber utama penyedia talenta unggul bagi berbagai institusi, seperti TNI,
Polri, kejaksaan, peradilan, hingga sektor industri.
Menurut Khofifah, kolaborasi lintas
sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem pengembangan SDM yang berkelanjutan
dan berdaya saing.
“Sinergi seluruh pihak sangat penting
untuk menyiapkan SDM Indonesia yang berkualitas, berkarakter, dan berintegritas
dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Tekad Khofifah mendapat dukungan dari
pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian. Dia mengatakan Hari Pendidikan
Nasional 2026 menjadi momentum istimewa bagi Provinsi Jatim untuk mencetak
banyak talenta nasional.
“Kami akan terus mendukung
transformasi pendidikan di Jawa Timur,” ujar Ary seusai menerima penghargaan
Jer Basuki Mawa Beya yang diberikan Gubernur Khofifah.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar