MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Presiden Prabowo Subianto mengakui pelaksanaan
program makan bergizi gratis (MBG) banyak masalah, sehingga harus ditertibkan.
Hal itu disampaikan Prabowo meresmikan
operasionalisasi 1.601 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Prabowo awalnya mengatakan program MBG dan Koperasi
Merah Putih akan membangkitkan perekonomian. Menurutnya, para kepala desa
hingga bupati sudah merasakan dampak positif dari program itu. Meski demikian,
Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih banyak masalah.
"Bahwa banyak masalah iya, bahwa banyak tantangan
benar, MBG banyak masalah, kita harus tertibkan," kata Prabowo dikutip dari
Youtube Sekretariat Presiden.
Prabowo mengatakan banyak unsur pimpinan di Indonesia
yang integritasnya tidak kuat jika berurusan dengan uang.
Ia menegaskan tidak akan ragu mencopot pejabat yang
menyalahgunakan wewenang.
"Banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita,
hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat, berurusan
dengan uang dia lupa, tapi saya sudah katakan pemerintah saya tidak ragu-ragu,
siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan akan kita
tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan," katanya.
Prabowo mengatakan program MBG sangat penting untuk
masyarakat. Ia mengaku bertemu dengan masyarakat yang bersyukur dengan adanya
program tersebut.
"Saya ketemu rakyat kecil, petani 'Pak, tolong
pak MBG jangan diberhentikan ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan,
sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya'," kata Prabowo
menirukan percakapannya dengan masyarakat.
"Jadi MBG sangat penting tapi sekarang kita
topang dengan Kopdes Merah Putih, kita topang nanti sebentar lagi dengan
desa-desa nelayan dan di ujung itu semua hilirisasi, industrialisasi, jadi ini
semua akan mendukung industrialisasi," imbuh dia.
Sumber : CNN Indonesia
0 Komentar