Ilustrasi Bandara
Soekarno-Hatta.@Antara/Muhammad Iqbal.
MAJALAHJURNALIS.Com (Tangerang)
- Video yang memperlihatkan dua warga negara asing (WNA)
asal China terlibat keributan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,
Tangerang, menjadi viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di area
konter check-in terminal 3 pada Senin (15/6/2026) malam.
Menanggapi peristiwa itu, Polresta
Bandara Soekarno-Hatta bersama sejumlah pemangku kepentingan bandara bergerak
cepat untuk meredam situasi dan memediasi kedua pihak yang terlibat
perselisihan.
Kasi Humas Polresta Bandara
Soekarno-Hatta, Ipda Ade Mona Prihatna, mengatakan kejadian berlangsung sekitar
pukul 20.30 WIB. Menurutnya, kedua WNA tersebut ternyata sudah saling mengenal
sebelum insiden terjadi.
"Memang sempat terjadi cekcok
atau perselisihan. Kami dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama
stakeholder terkait merespons cepat dan menyelesaikan permasalahan tersebut,"
ujar Ade, Rabu (17/6/2026).
Berdasarkan hasil mediasi, keributan
dipicu oleh kesalahpahaman yang telah berlangsung cukup lama di negara asal
mereka. Persoalan tersebut kembali muncul ketika keduanya bertemu di area
konter check-in terminal 3.
"Setelah dilakukan mediasi,
diketahui bahwa kedua warga negara tersebut sudah saling mengenal. Berdasarkan
hasil mediasi, permasalahan dipicu oleh kesalahpahaman yang telah berlangsung
cukup lama di negara mereka dan puncaknya terjadi di Bandara
Soekarno-Hatta," jelas Ade.
Insiden itu pertama kali ditangani
petugas Aviation Security (Avsec) yang bertugas di lokasi. Setelah situasi
berhasil dikendalikan, kejadian tersebut dilaporkan kepada personel
Polsubsektor terminal 3 untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam proses penyelesaian masalah,
kepolisian menghadirkan penerjemah agar komunikasi antara kedua pihak dapat
berjalan lancar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman baru.
"Personel kami memfasilitasi
kedua pihak dengan bantuan penerjemah agar komunikasi berjalan lancar dan
permasalahan dapat diselesaikan dengan baik," kata Ade.
Setelah melalui mediasi, kedua WNA
asal China tersebut sepakat menyelesaikan persoalan secara damai. Mereka juga
diketahui tetap melanjutkan rencana perjalanan untuk kembali ke negara asal
masing-masing.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jasa
Bandara Soekarno-Hatta agar selalu menjaga ketertiban dan mengutamakan
komunikasi yang baik dalam menyelesaikan permasalahan.
"Kami mengimbau masyarakat,
khususnya pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta, untuk menjaga ketertiban serta
mengedepankan komunikasi yang baik agar kejadian serupa tidak terulang
kembali," ujar Ade.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk
memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan
gangguan keamanan.
"Kami siap memberikan pelayanan
kepada masyarakat melalui layanan kepolisian 110 yang dapat diakses selama 24
jam," pungkasnya.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar