Gubsu Bobby Nasution dan Bupati Karo
Antonius Ginting usai pertemuan.@dok. Istimewa.
MAJALAHJURNALIS.Com (Medan)
- Bupati Karo Antonius Ginting menyatakan bakal menghapus
retribusi masuk ke pemandian air panas Sidebuk-debuk di Kabupaten Karo.
Hal itu disampaikan Antonius usai
ketemu dengan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution.
Pertemuan itu berlangsung di Aula
Tengku Rizal Nurdin di Rumah Dinas Gubsu, Kamis (18/6/2026) sore ini.
Bobby mengatakan jika dalam pertemuan
itu ada dua opsi yang disiapkan dan bakal diputuskan oleh Pemkab Karo pada
Senin (22/6/2026).
"Ya tadi kami sudah membahas
dengan Pak Bupati, sebelumnya Pak Bupati juga sudah diskusi dengan Forkopimda
Karo. Tadi kami menyampaikan ada dua poin saja, dua poin ini kami beri waktu
kepada Pak Bupati untuk menentukannya dua hari sampai hari Senin lah,"
kata Bobby Nasution, Kamis (18/6/2026).
Opsi pertama adalah menertibkan
retribusi di akses masuk Sidebuk-debuk. Sementara opsi kedua adalah menghapus
retribusi.
"Yang pertama retribusi di sana
diatur dengan tata tertib yang baik, yang kedua memang tidak ada lagi sama
sekali retribusi, yang kedua ini memang yang lebih kami sarankan dari Pemprov
ke Pemkab," ujarnya.
Bobby menjelaskan jika masyarakat di
sekitar lokasi tidak 100 persen salah karena yang mengajarkan pengutan itu
adalah Pemkab Karo. Namun Antonius disebut bakal menertibkan dan keputusan
mengarah penghapusan retribusi.
"Kami dari Pemerintah Provinsi
tidak menyalahkan 100 persen masyarakat di sana karena yang ngajarin Pemerintah
Kabupaten juga, sebelum-sebelumnya diperbaiki oleh pemerintah kabupaten nya
untuk menarik retribusi jadi masyarakat sudah kebiasaan, tapi Pak Bupati mau
merapikan," jelasnya.
Antonius Ginting mengatakan jika ia
bakal berkantor di daerah pemandian Sidebuk-debuk. Hal itu untuk memastikan
tidak ada lagi retribusi di sana.
"Kami siap berkantor di sana
untuk memastikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang mengakses air
panas, sekalian kami ingin memastikan tidak ada lagi pengutipan di sana,"
sebut Antonius Ginting.
Pemkab Karo disebut bakal memberikan
pemahaman kepada masyarakat terkait penghapusan retribusi. Sehingga destinasi
wisata di Karo bisa lebih baik ke depannya.
"Tinggal kami akan menggalang
masyarakat supaya masyarakat memahami konsep retribusi ini harus dijalankan
yang benar, yang benarnya tidak ada lagi retribusi untuk para wisatawan
sehingga Kabupaten Karo bisa naik kelas dalam mengelola destinasi wisata,"
tuturnya.
Sumber : detiksumut
0 Komentar