![]() |
| Bupati Langkat Syah Afandin.@Foto: Michael Ogest/detikSumut |
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan
operasi tangkap tangan (OTT) yang menangkap dua bupati Langkat secara beruntun.
KPK mengumpakan seperti adanya 'regenerasi koruptor' imbas OTT terbaru yang
menjerat Bupati Langkat Syah Afandin (SAF).
Jubir KPK
Budi Prasetyo menjelaskan pada 2022, KPK melakukan OTT kepada Bupati Langkat
sebelumnya, Terbit Rencana Perangin Angin. Syah adalah pengganti Terbit sebagai
Bupati.
"Ironinya,
SAF merupakan Wakil Bupati pada saat itu, kemudian menjadi Plt. Bupati, dan
terpilih menjadi Bupati periode 2025-2030. Sehingga peristiwa tertangkap tangan
kali ini, seolah menjadi praktik korupsi yang back to back," kata Budi
dalam konferensi pers di KPK, Jumat (4/7/2026).
"Bahkan
seperti regenerasi pelaku korupsi di Kabupaten Langkat," tambahnya.
KPK
mengingatkan agar pengganti Syah nantinya bisa menjaga amanah rakyat. Jangan
sampai pratik korupsi kembali berulang.
"Terjeratnya
kembali Bupati Langkat ini juga menjadi peringatan keras bagi jajaran
pemerintah daerah," sebutnya.
Dalam
perkara dugaan suap yang menjerat Syah, KPK telah menetapkan dua tersangka:
- Bupati
Langkat Syah Afandin (SAF)
- Tim Sukses
SAF pada Pilkada 2024 bernama Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB).
Pihak
swasta sekaligus Tim Sukses SAF pada Pilkada 2024 bernama Yaqub Abdhal mendapat
paket pekerjaan proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Permukiman Langkat melalui
metode Pengadaan Langsung (PL). Rinciannya, 80 paket pekerjaan yang mencapai
total Rp 9,5 miliar di Disdik Langkat dan 5 paket pekerjaan, senilai total Rp
748 juta di Dinas Perkim Langkat.
"Syah
Afandin selaku Bupati Langkat periode 2025-2030 atas pekerjaan yang diberikan
kepada YQB meminta fee 10% dari proyek di Disdik, dan 17% dari proyek di
Disperkim," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.
Sejak
2025, Syah sudah menerima uang suap Rp 800 juta.
Diketahui,
Syah terjerat OTT KPK bersama enam orang lainnya. Dalam OTT itu KPK mengamankan
sejumlah barang bukti.
"(Sebanyak)
55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55 kg di mobil
SAF," ujar Taufik.
Sumber : detiknews
- Bupati Langkat Syah Afandin (SAF)
- Tim Sukses SAF pada Pilkada 2024 bernama Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB).





0 Komentar