Ilustrasi gambar.@ CNN
Indonesia/Safir Makki.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Kementerian Koperasi
(Kemenkop) memberikan klarifikasi mengenai rencana pelibatan koperasi dalam
menyalurkan gaji dan pembayaran dana pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sekretaris Kemenkop
Ahmad Zabadi mengatakan belum ada keputusan resmi dari pemerintah soal
perluasan jalur pembayaran gaji dan pensiunan ASN.
Ia menjelaskan kabar
yang beredar itu sebenarnya fokusnya adalah bagaimana memperkuat dan memperluas
layanan koperasi agar lebih baik.
"Contohnya saat ini
Kementerian Koperasi sedang mengusahakan agar koperasi dapat menjadi mitra
pembayaran gaji pensiunan (ASN/PNS) seperti halnya yang dilakukan oleh PT Pos
dan bank" kata Ahmad dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Ahmad mengatakan peran
koperasi tidak akan menggeser fungsi perbankan, termasuk Bank Pembangunan Daerah
(BPD).
Menurut dia, koperasi
justru hadir agar masyarakat punya lebih banyak alternatif layanan keuangan
yang aman dan sesuai regulasi.
"Kita ingin
membangun ekosistem ekonomi yang sehat, di mana semua pihak bisa tumbuh bersama
dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujar Ahmad.
Ia mengatakan langkah
tersebut sejalan dengan arah transformasi koperasi agar tidak hanya berperan
sebagai wadah ekonomi anggota.
Namun, Koperasi juga
mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Setiap kali kita
ingin memajukan layanan koperasi, tujuannya harus jelas memperkuat ekonomi
warga dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat," ujar
Ahmad.
Ahmad turut menyampaikan
apresiasi yang tinggi atas dinamika dan perhatian publik yang sangat besar
terhadap berbagai program transformasi yang tengah digulirkan oleh Kementerian
Koperasi.
Ia menyebut perhatian ini
menjadi energi positif bagi pihaknya untuk terus membenahi dan memperkuat
ekosistem koperasi nasional.
"Kami menyampaikan
terima kasih yang sebesar-besarnya atas atensi besar masyarakat dan seluruh
pemangku kepentingan terhadap Kementerian Koperasi," ujar Ahmad.
Sumber : CNN Indonesia
0 Komentar