Masyarakat antusias mendengarkan. @Majalahjurnalis.com
MAJALAHJURNALIS.Com (Labura) -Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan masyarakat Desa
pangkalan lunang yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh
Pemudamengadakan Musyawarah Akbar
dengan thema memberantas Penyakit Masyarakat (PEKAT), Selasa (15/3/2022) malam
bertempat di Aula Desa Pangkalan Lunang Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labura.
Hal ini dilaksanakan mengingat
marak tumbuh warung remang-remang atau yang kerap disebut masyarakat warung esek-esek
bagaikan jamur yang tumbuh di musim hujan dan tak terlepas yakni perdagangan
barang haram.
Dalam musyawarah
tersebut disepakati selama bulan SuciRadhan agar para pemilik warung esek-esek menutup usahanya.
Masyarakat yang hadir
berharap kepada pihak Pemerintah Desa Pangkalan Lunang agar secepatnya
menyurati pihak pemilik warung esek-esek yang berdomisili di seputaran Dusun
Blok 8 Desa Pangkalan Lunang.
Abdul qozali alias
Ucok mewakili Pj Kepala Desa Pangkalan Lunang mengatakan, saya akan sampaikan
hasil musyawarah ini kepada Atasan saya dan kami akan secepatnya menyurati
pemilik untuk menutup usahanya selama bulan suci Ramadan.
Sementara itu Nojen
Pandiangan Kasi Sos yang mewakil Camat Kualuh Leidong juga sangat mendukung
hasil musyawarah dan saya akan sampai kan hasil musyawarah ini kepada atasan
saya.
Ditempat yang sama
Ibu Fitri yang mewakil para kaum hawa berharap warung esek-esek secepatnya
ditutup karena sangat meresahkan khususnya kami kaum hawa karena sering terjadi
pertengkaran dalam rumah tangga dikarenakan para suami sering ke warung
esek-esek itu, ucapnya.
Herman Saragih selaku
Kordinator dalam Musyawarah Akbar yang berlangsung menyimpulkan hasil
musyawarah yang disepakati ada 6 poin di antaranya: bersama membasmi peredaran
barang terlarang (Narkoba) di Desa Pangkalan Lunang, bagi pengusaha cafe yang bermusik
agar mengurangi volume musiknya, bagi Warung yang ada esek-esek, ada maupun
tidak ada ijinnya diharapkan selama bulan suci Radhan agar menutupnya.
Dan
masalah palang yang disimpang rambutan kita akan menunggu hasil dari pemerintah
kecamatan sesuai dengan usulan bapak Kesos Nojen Pandiangan, ujar Herman
Saragih yang juga Ketua DPC PPMI Kabupaten Labura.
Pantauan Majalahjurnalis.com
ditempat acara tersebut yakni hadir juga Bhabinkamtibmas Aipda AY Hutagaol,
Bhabinsa Desa Pangkalan Lunang Serda Aruan, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat,
hampir 100 orang masyarakat Desa Pangkalan Lunang, Sekretaris Buang Muliyadi (Ketua
PHBI Desa Pangkalan Lunang), turut mengundang Tolak Asmuri (Tokoh Agama) dan
Suep Batu Bara (tokoh masyarakat). (AH)
0 Komentar