Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Desa Pangkalan Lunang Adakan Musyawarah Akbar Dengan Thema Memberantas PEKAT

 

Masyarakat antusias mendengarkan. @Majalahjurnalis.com

MAJALAHJURNALIS.Com (Labura) - Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan masyarakat Desa pangkalan lunang yang terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda  mengadakan Musyawarah Akbar dengan thema memberantas Penyakit Masyarakat (PEKAT), Selasa (15/3/2022) malam bertempat di Aula Desa Pangkalan Lunang Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labura.

Hal ini dilaksanakan mengingat marak tumbuh warung remang-remang atau yang kerap disebut masyarakat warung esek-esek bagaikan jamur yang tumbuh di musim hujan dan tak terlepas yakni perdagangan barang haram.

Dalam musyawarah tersebut disepakati selama bulan Suci  Radhan agar para pemilik warung esek-esek menutup usahanya.

Masyarakat yang hadir berharap kepada pihak Pemerintah Desa Pangkalan Lunang agar secepatnya menyurati pihak pemilik warung esek-esek yang berdomisili di seputaran Dusun Blok 8 Desa Pangkalan Lunang.

Abdul qozali alias Ucok mewakili Pj Kepala Desa Pangkalan Lunang mengatakan, saya akan sampaikan hasil musyawarah ini kepada Atasan saya dan kami akan secepatnya menyurati pemilik untuk menutup usahanya selama bulan suci Ramadan.

Sementara itu Nojen Pandiangan Kasi Sos yang mewakil Camat Kualuh Leidong juga sangat mendukung hasil musyawarah dan saya akan sampai kan hasil musyawarah ini kepada atasan saya.

Ditempat yang sama Ibu Fitri yang mewakil para kaum hawa berharap warung esek-esek secepatnya ditutup karena sangat meresahkan khususnya kami kaum hawa karena sering terjadi pertengkaran dalam rumah tangga dikarenakan para suami sering ke warung esek-esek itu,  ucapnya.



Herman Saragih selaku Kordinator dalam Musyawarah Akbar yang berlangsung menyimpulkan hasil musyawarah yang disepakati ada 6 poin di antaranya: bersama membasmi peredaran barang terlarang (Narkoba) di Desa Pangkalan Lunang, bagi pengusaha cafe yang bermusik agar mengurangi volume musiknya, bagi Warung yang ada esek-esek, ada maupun tidak ada ijinnya diharapkan selama bulan suci Radhan agar menutupnya. 

Dan masalah palang yang disimpang rambutan kita akan menunggu hasil dari pemerintah kecamatan sesuai dengan usulan bapak Kesos Nojen Pandiangan, ujar Herman Saragih yang juga Ketua DPC PPMI Kabupaten Labura.

Pantauan Majalahjurnalis.com ditempat acara tersebut yakni hadir juga Bhabinkamtibmas Aipda AY Hutagaol, Bhabinsa Desa Pangkalan Lunang Serda Aruan, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, hampir 100 orang masyarakat Desa Pangkalan Lunang, Sekretaris Buang Muliyadi (Ketua PHBI Desa Pangkalan Lunang), turut mengundang Tolak Asmuri (Tokoh Agama) dan Suep Batu Bara (tokoh masyarakat). (AH)

Posting Komentar

0 Komentar