Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid dan Pembangunan Asrama Putri di Ponpes Al Faiz

 

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hj. Nurhayati Mustafa dilakukan DR. H. Ramlan Yusuf Rangkuti, MA didampingi Fadli Kaukibi, SH, CN (Kopiah hitam). @Majalahjurnalis.com



MAJALAHJURNALIS.Com (Deliserdang) - Prosesi penandatanganan dan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Hj. Nurhayati Mustafa dan untuk Pembangunan Asrama Putri Hj. Bahriah Sitompul sudah memasuki tahap kedua Pondok Pesantren Tahfiz Qur'an dan Hadist Al Faiz Yayasan Faiz Ahmad Al Kawakib di Jalan Bhineka Tunggal Ika Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (22/5/2022) sekitar pukul 11.12 Wib.


Kurnia


Bung Kurnia selaku pemandu acara menguraikan kalimat demi kalimat dengan santun dan Islami.

 

Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Quran oleh Santri Al Faiz Muhammad Iqbal Sahbandi dan dilanjutkan sepatah kata dari Fadli Kaukibi, SH, CN selaku Pendiri Pondok Pesantren Tahfiz Qur'an dan Hadist Al Faiz Yayasan Faiz Ahmad Al Kawakib yang menceritakan bahwa insan dunia tak ada apa-apanya dibandingkan kuasa-Nya Allah SWT sebagai Sang Pencipta Alam semesta, harta benda yang kita miliki semasa masih hidup, semuanya akan ditinggalkan ketika ajal tiba.




Sementara itu drg. Suhailatun Nafisah Rangkuti, ST, MKM selaku Dewan Penyantun Ponpes Al Faiz sekaligus pendana untuk pembangunan Masjid Hj. Nurhayati Mustafa atas nama Almarhumah ibu kandungnya.

 

Dalam sepatah katanya, Suhailatun menceritakan, bahwa keinginannya sudah lama untuk membangun Masjid untuk Almarhumah ibunya Hj. Nurhayati Mustafa. Mengingat harga tanah yang begitu mahal, maka niat itu sempat tertunda dan berawal dari kami tersasar (tersesat) ketika saya bersama anak saya cari-cari tanah untuk membangun Masjid sekitar jam 12 malam.



drg. Suhailatun Nafisah Rangkuti, ST, MKM 


Lalu saya bertemu dengan 2 orang Bapak-Bapak, saya bertanya, kami dimana? Lalu bapak itu menjawab, Ibu berada di Pesantren Pak Fadli.

 

Lalu saya bertanya kembali, Fadli mana? Fadli Kaukibi, jawab bapak-bapak itu. Lalu saya katakan, itu abang saya!!! Singkat cerita, mereka bertanya, abang gimana, Bu? Saya jawab, anak Uwak saya kandung.


Anak-anak saya bilang, kami mau ketemu sama Uwak Fadli. Besok kita telpon Uwak (Fadli). Setelah keesokannya kami bertemu dengan Bang Fadli, tetapi jauh kami berjalan diareal Pesantren (Al Faiz), lalu jumpa Kurnia (anggota Fadli) dan ia mengatakan bahwa Ponpes Al Faiz belum ada Masjid.

 

Berkat gagasan Kurnia yang meminta agar cepat direalisasikan pembangunannya, hanya dengan waktu seminggu rencana ini terwujud. Insya Allah Buya (DR. H. Ramlan Yusuf Rangkuti, MA) yang meletakkan batu pertamanya.



DR. H. Ramlan Yusuf Rangkuti, MA

 

Inilah kalau Allah SWT memberi jalan kepada saya untuk mewujudkan niat membangunkan Masjid buat ibu saya. Alhamdulillah...niat saya terwujud, maka pada hari ini, Minggu (22/5/2022) kita akan mengawali pembangunan Masjid Hj. Nurhayati Mustafa dengan peletakan batu pertama, ujarnya mengakhiri sembari dengan isak tangis yang tertahan karena haru.

 

Hal senada begitu juga disampaikan Hj. Balqis Lubis, BA Ibu Kandung Fadli Kaukibi, SH, CN selaku Pembina di Ponpes Al Faiz.

 

Pada intinya, Ia mengajak para Santri-Santriwati agar banyak-banyak bersyukur atas nikmat Allah SWT dan agar tetap belajar dengan tekun serta taat ibadah kepada Allah SWT. Harta ini hanya titipan saja, ujarnya yang memiliki latar belakang dunia pendidikan.

 

Sementara itu, Ketua Dewan Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) Sumatera Utara, DR. H. Ramlan Yusuf Rangkuti, MA mengatakan bahwa Masjid yang bakal dibangun itu adalah sumbangsih  anak saya Suhailatun Nafisah Rangkuti yang memiliki niat tulus. Semoga kita semua diberkati Allah SWT, kelapangan dan keberkahan rezeki.

 

Acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Ustaz Andi Suhendra Siregar, M.Pd Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Faiz.


 

Fadli Kaukibi, SH, CN


Seusai peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hj. Nurhayati Mustafa, kepada Majalahjurnalis.com, Fadli Kaukibi, SH, CN Pendiri Ponpes menjelaskan, Ujud rasa cinta dan pengabdian yakni; Selaku warga negara kepada bangsa dan negara, selaku muslim kepada ummat muslim dan generasi muslim dan selaku suami kepada isteri dan anak dan selaku anak pada Ayah dan Ibu serta selaku muslim untuk taat pada sang Pencipta Allah SWT dan Rasulullah SAW.

 

Inilah sebenarnya maksud dan tujuan dari kerja dan ibadah membangun Ponpes Tahfiz Qur'an Faiz Ahmad Al Kawakib

 

“Malam Jum'at ini, Santri Putra dan Putri membaca yasin dan Tahtim Tahlil untuk kirim doa kepada (Alm) Mushannif Mustafa, (Alm) Nurhayati Mustafa. Rencananya Santri Putra di Musholla dan Santri Putri di Aula Rere,” tandas Fadli. (TN)

Posting Komentar

0 Komentar