Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Modal Minim Jadi Caleg, Bermodalkan Nekat Faisal Siregar Yakin Kepada Allah SWT

 


MAJALAHJURNALIS.Com (Langkat) Kepeduliannya terhadap masyarakat sangat tinggi, siapa yang tak mengenal sosoknya yang selalu tampil seadanya dan penuh percaya diri dan siap membela kepentingan buruh dan warga lainnya.
 
Dikarenakan tampil seadanya, mungkin orang memandangnya sebelah mata, akan tetapi jika kita mengenalnya lebih dekat lagi, maka kita tak menyangka sosok lelaki ini punya kepribadian yang baik, tangguh dan bertanggungjawab terhadap pekerjaan maupun janjinya.
 
Latar belakang penulis berita ini dan telah bergabung di Serikat Pekerja di PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia) Sumatera Utara dan menyampaikan arahan politiknya melalui Partai Buruh untuk Kabupaten Langkat.


Faisal Siregar

 
Putra kelahiran Kabupaten Langkat ini mendapat mandat dari Partai Buruh untuk maju mewakili menjadi Calon Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Langkat dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang.
 
Dia adalah Faisal Siregar yang pernah menjadi buruh selama 7 tahun di PT Surya Plasindo Mas KIM 1 Medan,
 
Terpanggil hatinya untuk memperjuangkan hak-hak buruh, meski memiliki modal yang minim menjadi Caleg Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Langkat Daerah Pemilihan 4 ini, tetap percaya diri dan optimis kepada Allah SWT karena mendapat dukungan dari para buruh dan pensiunan didapilnya, maka timbul semangatnya ingin berbuat lebih banyaknya lagi untuk warga Langkat.
 
Guna menyiasati hal tersebut satu alat peraga kampanye diisi dua hingga tiga calon legislatif dari partai buruh,




Selain itu untuk melawan Praktek Politik Uang, Faisal bersama serikat pekerja/serikat buruh memilih membuka Posko Orange yang diprogramkan oleh Partai Buruh yakni memberikan Karya Nyata berupa membantu guna menyikapi persoalan perburuhan di Kabupaten Langkat seperti Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak, Pesangon Tidak Dibayar dan Hak-Hak Normatif lainnya, makanya Partai Buruh anti Politik Uang karena itu menyesatkan masyarakat dan berbau dosa.
 
Ketika melakukan kunjungan dan investigasi ke beberapa desa dan perkebunan, "kita menemukan bahwa buruh dan pekerja di Kabupaten Langkat masih sangat jauh dari kesetaraan dan kesejahteraan. Kita mencoba mensosialisasikan tentang UU Ketenagakerjaan yang termaktub didalamnya adalah hak buruh dan kewajiban Perusahaan. Mungkin masih ada rekan kita yang belum paham tentang itu. Mungkin mengingat kebutuhan hidup, jadi ada kesan yang penting kerja. Pemahaman itulah yang harus diperjelas lagi soal hak dan tanggungjawab dalam bekerja," jelas Faisal yang mengharapkan dukungan kepadanya agar kelak terpilih menjadi anggota  legislatif di Kabupaten Langkat. (JH)

Post a Comment

0 Comments