 |
Ilustrasi.@Freepik |
MAJALAHJURNALIS.Com
(Jakarta) - Rezeki kerap diidentikkan dengan
materi. Padahal sejatinya rezeki memiliki makna yang jauh lebih luas.
Diantaranya
kesehatan, kebahagiaan, kedamaian hati, hingga ilmu yang bermanfaat termasuk
bagian dari rezeki Allah SWT. Dalam ajaran Islam, menjemput rezeki tidak hanya
dilakukan melalui usaha lahiriah semata, tetapi juga dengan cara ikhtiar batin
melalui amalan-amalan saleh.
Dilansir
detikHikmah, zikir menjadi salah satu amalan yang sangat ditekankan. Secara
harfiah, zikir berarti "mengingat" atau "menyebut", adalah
jembatan bagi seorang hamba untuk senantiasa terhubung dengan Allah SWT.
Dijelaskan
dalam buku 10 Amalan Inti Penghapus Dosa karya Ahmad Zacky El-Syafa, zikir
adalah kunci pembuka gerbang ilahi menuju keghaiban.
Firman
Allah SWT dalam surat Al-Ahzab ayat 41-42, telah menegaskan pentingnya
memperbanyak zikir:
يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً
وَأَصِيلًا
Artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah,
zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan
petang." (QS Al-Ahzab: 41-42).
Sejumlah Amalan
Pembuka Pintu Rezeki
Berikut
ini sejumlah amalan zikir yang dapat Anda rutin lakukan setiap hari untuk
membuka pintu-pintu rezeki, yang dilansir detikHikmah dari buku Islam on The
Spot Jilid II oleh Rian Hidayat & H. Asiqin Zuhdi.
Memperbanyak Istighfar
stighfar
adalah permohonan ampun kepada Allah SWT. Dosa-dosa yang kita lakukan dapat
menjadi penghalang datangnya rezeki. Dengan memohon ampun, kita membersihkan
diri dan membuka keran rezeki dari Allah.
Anda
bisa mengamalkan istighfar pendek:
أَسْتَغْفِرُ
اللّٰهَ الْعَظِيْمَ
Latin:
Astaghfirullâhal'adzim.
Artinya:
"Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung."
Atau
Sayyidul Istighfar, pemimpin segala istighfar, yang memiliki keutamaan luar
biasa:
اَللَّهُمَّ
أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكُ وَأَنَا عَلَى
عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ
لَكَ بِنِعْمَتِكِ َعَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فاَغْفِر لِيْ فَإِنهَّ لَا يَغْفِرُ
الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin:
Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ 'abduka, wa anâ
'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu. Abû'u
laka bini'matika 'alayya. Wa abû'u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahuu laa
yaghfirudz-dzunûba illâ anta.
Artinya:
"Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau.
Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman
sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku
mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa
selain Engkau."
Dari
Abdullah bin Abbas RA, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan keutamaan
membaca istighfar sebagai kunci pembuka rezeki. Beliau berkata, Rasulullah SAW
bersabda:
مَنْ
لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمْ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ
ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Artinya:
"Barangsiapa yang melazimkan (membiasakan) membaca istighfar, Allah akan
menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesusahan, dan solusi dari setiap
kesempitan, dan memberikan kepadanya rezeki dari arah yang tidak
disangka-sangka." (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Majah, dan Al-Hakim).
Membaca Hauqalah
Zikir
Hauqalah adalah pengakuan akan kelemahan diri dan kekuasaan mutlak Allah SWT.
Bacaannya
adalah:
لَا
حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Latin:
Laa haula walā quwwata illā billāh.
Artinya:
"Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi
Maha Agung."
Keutamaan
zikir ini disampaikan oleh Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Barangsiapa
yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan 'La haula wala
quwwata illa billah.'" (HR At-Thabrani). Ini menunjukkan betapa kuatnya
zikir ini dalam menarik rezeki.
Membaca "La
Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin"
Kalimat
tauhid ini menegaskan keesaan Allah, Raja yang Maha Benar dan Nyata. Membacanya
secara rutin diyakini dapat membawa keberkahan dan kelapangan rezeki.
Bacaannya:
لَا
إِلهَ إِلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ
Latin:
La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin.
Artinya:
"Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Yang Maha Benar dan Nyata."
Diriwayatkan
dari Imam Malik, perawi Abu Nu'aim menyampaikan dari Sahabat Ali RA, bahwa
Rasulullah SAW pernah bersabda:
مَنْ
قَالَ لَا إِلهَ إِلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ فِي كُلِّ يَوْمٍ مِائَةَ
مَرَّةٍ كَانَ لَهُ أَمَانًا مِنَ الْفَقْرِ، وَيُؤْمَنُ مِنْ وَحْشَةِ الْقَبْرِ،
وَاسْتُجْلِبَ بِهِ الْغِنَى، وَاسْتُقْرِعَ بِهِ بَابُ الْجَنَّةِ
Artinya:
"Barangsiapa membaca 'Laa ilaha illallahul malikul haqqul mubin' seratus
kali dalam sehari, maka memperoleh jaminan aman dari kemiskinan, diselamatkan
dari dahsyatnya kubur, dan terbuka untuknya pintu-pintu surga." (HR. Abu
Nu'aim dan Ad-Dailami).
Membaca Sholawat
Jibril
Sholawat
Jibril adalah salah satu bentuk shalawat yang populer dan diyakini memiliki
keutamaan dalam melancarkan rezeki.
Anda
bisa membaca sholawat Jibril pendek:
صَلَّى
اللهُ عَلَى مُحَمَّد
Latin:
Shallallahu 'ala Muhammad.
Artinya:
"Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."
Atau
sholawat Jibril panjang:
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Latin:
Allahummashalli 'ala sayyidina muhammad wa'alaa aali sayyidinaa muhammad
wasallimtasliima.
Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad
dan keluarganya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."
Membaca "Subhanallah
Wabihamdihi Subhanallahil Adzim"
Zikir
ini merupakan pujian kepada Allah SWT yang Maha Suci dan Maha Agung.
Membiasakan diri dengan zikir ini adalah cara untuk selalu mengingat kebesaran
Allah.
Bacaannya:
سُبْحَانَ
اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيْمِ
Latin:
Subhanallah Wabihamdihi Subhanallahil Adzim.
Artinya:
"Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha
Agung."
Dzikir
ini paling disukai Allah SWT, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Dzar RA bahwa
Rasulullah SAW bersabda:
أَلَا
أُخْبِرُكَ بِأَحَبِّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى؟ إِنَّ أَحَبَّ الْكَلَامِ
إِلَى اللَّهِ : سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Artinya:
"Maukah aku ceritakan kepadamu tentang kalam (zikir) yang paling disukai
oleh Allah? Sesungguhnya kalam yang paling disukai oleh Allah ialah,
'Subhanallah wa bi hamdih' (Maha Suci Allah dengan memuji kepada-Nya)."
Membaca Ayat 1000
Dinar
Ayat
1000 Dinar merupakan sebutan untuk penggalan ayat 2 dan 3 dari Surah At-Talaq.
Ayat ini sangat terkenal karena keutamaannya dalam melapangkan rezeki dan
memberikan jalan keluar dari kesulitan.
Bacaan
Ayat 1000 Dinar:
وَمَنْ
يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ
وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ
قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Latin:
wamay-yattaqillāha yaj'allahụ makhrajā wayarzuq-hu minḥaiṡu lā yaḥtasib, wamay
yatawakkal 'alallāhi fahuwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja'alallāhu likulli
syai`ing qadrā.
Artinya:
"Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan
keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia
duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya.
Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat
ketentuan bagi setiap sesuatu." (QS At Talaq: 2-3).
Membaca Surah
Al-Ikhlas
Surah
Al-Ikhlas adalah salah satu surat pendek dalam Al-Qur'an yang memiliki makna keesaan
Allah yang luar biasa. Meski pendek, keutamaannya sangat besar, termasuk dalam
hal menarik rezeki.
Bacaan
Surah Al-Ikhlas:
قُلْ
هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ. ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُن
لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ
Latin:
Qul huwallāhu aḥad. Allāhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yụlad. Wa lam yakul lahụ
kufuwan aḥad.
Artinya:
Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang
bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula
diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." (QS
Al-Ikhlas: 1-4).
Sebuah
riwayat dalam kitab Durratun Nasihin menyebutkan Surah Al-Ikhlas dapat
menghilangkan kefakiran:
رُوِيَ
أَنَّ رَجُلاً شَكَا إِلَى النَّبِيِّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلامُ مِنَ الْفَقْرِ،
فَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلامُ إِذَا دَخَلْتَ مَنْزِلَكَ، فَاقْرَأْ سُوْرَةً
الْأَخْلَاصِ. فَفَعَلَ ذَلِكَ فَوَسِعَ اللَّهُ الرِّزْقَ
Artinya:
"Diriwayatkan, sesungguhnya seorang laki-laki menangis kepada Rasulullah
saw karena kemiskinannya. Kemudian Rasulullah saw bersabda, 'Ketika kamu masuk
rumah bacalah surat Al-Ikhlas.' Kemudian laki-laki itu pun mengamalkannya, maka
Allah melapangkan rezekinya."
Amalan-amalan
zikir ini bukanlah jimat atau sekadar mantra. Semuanya adalah bentuk ibadah,
pengingat akan kebesaran Allah, dan upaya mendekatkan diri kepada-Nya.
Dengan
keikhlasan dan keyakinan penuh, insyaallah Allah akan melimpahkan rezeki dari
arah yang tak disangka-sangka.
Sudah
siapkah Anda menjadikan zikir sebagai bagian tak terpisahkan dari ikhtiar
rezeki harian Anda?.
Sumber
: detiksumut
0 Komentar