Sekjen
Gerindra Sugiono.@Youtube Sekretariat Presiden.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Sekjen Partai Gerindra yang baru saja terpilih,
Sugiono, menanggapi soal usulan kepala daerah setingkat Gubernur dipilih
langsung oleh Pemerintah Pusat. Sugiono mengatakan Partai Gerindra tetap
berpegang teguh pada prinsip-prinsip demokrasi.
"Kita
sudah komit sama demokrasi. Dan menurut saya, demokrasi itu harus kita
laksanakan berdasarkan nilai-nilai yang kita punya. Jadi demokrasi itu kita
jalankan dengan situasi dan suasana serta kondisi dan nilai-nilai yang kita
punya. Itu yang kita lakukan," ujar Sugiono saat ditemui kantor Kemenkum,
Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/8/2025).
Sugiono
sekaligus merespons terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan
pemilihan di tingkat daerah dan nasional. Dia menyebut Partai Gerindra
menyayangkan putusan tersebut dan tak sepakat.
"Kita
sebenarnya menyayangkan ya, tidak sesuai dengan apa yang.. karena secara teknis
nanti kan ada masa kosong di DPR. Jadi saya kira itu sesuatu yang kita tidak
sepakat," kata dia.
Mengenai
usulan Gubernur dipilih langsung oleh Presiden ini muncul dari Ketum PKB,
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Saat itu, Cak Imin menanggapi terkait ide
pemilihan kepala daerah.
Cak Imin
mengatakan ada dua hal yang menjadi kesimpulan PKB dalam pengkajian ulang
pemilihan kepala daerah secara langsung. Salah satunya Gubernur dipilih oleh
Pemerintah Pusat.
"Nah,
melihat kondisi itu PKB berkesimpulan harus ada cari jalan efektif antara kemauan
rakyat dengan kemauan pemerintah pusat. Nah, karena Pilkada secara langsung ini
berbiaya tinggi, maka kita ingin sebetulnya dua pola," kata Cak Imin.
"Pola
yang pertama gubernur sebagai perwakilan pemerintahan pusat ditunjuk oleh
pemerintah pusat. Gubernur, tetapi bupati karena dia bukan perwakilan
pemerintah pusat maka bupati dipilih oleh rakyat melalui DPRD," tambahnya.
Sumber : detiknews
0 Komentar