MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Sumatera Utara mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku. Jumat
(3/10/2025) siang. Berdasarkan
laporan terbaru pukul 11.50 WIB, sejumlah wilayah di Sumut diprakirakan masih
berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat
disertai kilat atau petir serta angin kencang. Fenomena ini
diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 12.20 WIB di kawasan perairan Danau
Toba serta beberapa kabupaten/kota, antara lain Tapanuli Tengah, Tapanuli
Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Toba,
Mandailing Natal, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir,
Serdang Bedagai, Padang Lawas Utara, Nias Utara, hingga Kota Medan, Binjai,
Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli. Tak hanya itu,
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi serupa berpotensi meluas ke lebih banyak
wilayah di Sumut, termasuk Kabupaten Asahan, Labuhanbatu, Dairi, Padang Lawas,
Labuhanbatu Utara, Batu Bara, Nias Barat, serta sejumlah kota besar seperti
Pematangsiantar, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, hingga Gunungsitoli. Pihak BMKG
menyebutkan, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang ini
diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 15.20 WIB. Karena itu, masyarakat
diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana
hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang akibat
angin kencang. “Waspadai
potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera
Utara. Masyarakat kami imbau untuk berhati-hati, terutama saat beraktivitas di
luar ruangan,” demikian keterangan prakirawan BMKG Sumut dalam laporan resmi
yang dirilis melalui kanal nowcasting BMKG. Peringatan
dini ini diharapkan dapat menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat,
pemerintah daerah, hingga aparat terkait dalam mengambil langkah antisipatif
guna meminimalisir dampak kerugian maupun korban akibat cuaca ekstrem. (F/TN)
0 Komentar