Ticker

7/recent/ticker-posts

Al Ghazali dan Alyssa Daguise Panjatkan Doa untuk Momongan di Tanah Suci

 

Al Ghazali dan Alyssa Daguise Panjatkan Doa untuk Momongan di Tanah Suci
Alyssa Daguise dan Al Ghazali segera menyambut kelahiran anak pertama berjenis kelamin perempuan. Maia Estanty tak dapat sembunyikan kebahagiaan.@Dok. Instagram @maiaestiantyreal) (© 2025 Liputan6.com


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - balik kebahagiaan menanti kelahiran anak pertama, terdapat kisah perjalanan umrah yang dialami oleh Al Ghazali dan Alyssa Daguise beberapa waktu lalu.
 
Pasangan ini meyakini bahwa kehamilan Alyssa Daguise adalah jawaban dari doa-doa yang mereka panjatkan saat berada di Tanah Suci, Makkah. Al Ghazali menceritakan betapa terharu dan bersyukurnya ia karena keinginan untuk segera memiliki keturunan setelah menikah langsung dikabulkan oleh Tuhan. Ia mengenang momen berdoa saat umrah yang kini telah menjadi kenyataan.
 
"Senang sih berjalan dengan lancar dan apa ya terharu banget karena aku baru balik dari umrah Januari dan di situ posisi aku minta anak secepatnya setelah nikah. Jadi dikasih sama Allah jadi aku bersyukur banget, terharu," ungkap Al Ghazali di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (21/12/2025).
 
Momen emosional ini tidak hanya dirasakan oleh Al Ghazali, tetapi juga oleh Alyssa Daguise dan Maia Estianty saat berada di Raudhah. Alyssa Daguise mengenang kembali bagaimana ia dan Maia Estianty larut dalam emosi yang mendalam, mengingat besar harapan mereka untuk segera dikaruniai momongan.
 
"Sama Bunda di Raudhah ya, karena di situ aku benar-benar ingat doa-doa aku pengin punya anak dan di situ Bunda juga ikut terhanyut kan. Jadi banyak emosi, terharu banget," kenang Alyssa Daguise. Selain doa meminta keturunan, perjalanan umrah mereka juga diwarnai dengan momen bakti Al Ghazali kepada ibundanya yang sempat viral di media sosial.
 
Saya Ingin Meminta Maaf Kepada Bunda Maia


Al Ghazali mengungkapkan bahwa tindakan mencium kaki Maia Estianty di depan Ka'bah merupakan sebuah ungkapan permohonan maaf yang tulus dan juga rasa terima kasih yang mendalam atas segala pengorbanan yang telah dilakukan oleh ibunya selama ini.
 
"Ya, cuma itu bukan sujud, sembah. Memang minta maaf ke Bunda kalau selama ini ada kesalahan dan berterima kasih karena Bunda sudah membesarkan aku. Jadi tameng juga buat anak-anaknya," jelas Al Ghazali.
 
Dalam penjelasannya, Al Ghazali menekankan pentingnya menghargai pengorbanan seorang ibu. Tindakan tersebut bukan hanya sekadar simbol, melainkan juga sebagai bentuk pengakuan atas kesalahan yang mungkin pernah dilakukannya. Dengan mencium kaki ibunya, ia ingin menunjukkan rasa syukur yang mendalam dan berharap agar hal itu dapat menjadi pelindung bagi dirinya dan saudaranya di masa yang akan datang.
 
Sering Merasa Mengantuk
 
Saat ini, usia kehamilan Alyssa Daguise telah mencapai 5 bulan. Berbeda dengan kebanyakan ibu hamil yang sering mengalami mual hebat, Alyssa justru merasa bugar dan tidak merasakan ngidam yang aneh.
 
"Sering ngantuk, terus makan lebih banyak terus enggak terlalu ngidam sih. Ngidamnya tapi masih masuk akal juga. Terus bosanan, tapi selain itu alhamdulillah enggak mual, enggak muntah. Aman, enggak ada apa-apa yang bikin harus berhenti kerja," urai Alyssa Daguise. Dengan kondisi yang stabil ini, ia merasa bersyukur karena tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kendala yang berarti.
 
Akan Diadakan Tujuh Bulan Dan Pengajian
 
Pasangan ini merencanakan serangkaian acara syukuran sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran kehamilan mereka. Mereka akan mengadakan pengajian untuk empat bulan yang sedikit tertunda, dan juga mempersiapkan acara tujuh bulanan di waktu yang akan datang.
 
"Akan ada 7 bulanan dan pengajian. Pengajian besok yang 4 bulanan yang sebenarnya sudah 5 bulan tapi karena kemarin mau menunggu umrah dulu jadi ada telat 4 bulanannya. Habis itu ada 7 bulanan siraman dan lain-lain," ujar Alyssa Daguise.
 
Kehamilan yang ideal adalah kehamilan yang direncanakan, diinginkan dan dijaga perkembangannya secara baik.Acara ini menjadi momen penting bagi mereka untuk merayakan perjalanan kehamilan yang telah dilalui. Selain pengajian empat bulanan, mereka juga akan menyelenggarakan tujuh bulanan yang merupakan tradisi yang kaya akan makna.
 
Dengan adanya persiapan yang matang, pasangan ini berharap semua acara dapat berjalan lancar dan menjadi kenangan indah dalam perjalanan hidup mereka.
Sumber : merdeka.com

Posting Komentar

0 Komentar