Detik-detik Maduro Digiring dalam
Tahanan di New York. (@RapidResponse47/HO via REUTERS)
MAJALAHJURNALIS.Com
(Washington DC) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangkap
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Bahkan Trump menyatakan Amerika akan
mengambil alih kepemimpinan di Venezuela hingga proses transisi.
"Kami akan
memimpin negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman,
tepat, dan bijaksana," ujar Trump dalam konferensi pers di klub Mar-a-Lago
miliknya di Florida, dilansir detikNews dari CNN, Minggu (4/1/2025).
"Kami tidak
ingin terlibat dengan orang lain yang berkuasa, dan kami memiliki situasi yang
sama seperti yang kami alami selama bertahun-tahun terakhir. Jadi kami akan
memimpin negara ini," lanjutnya.
Trump tidak merinci
berapa lama masa transisi pemerintahan tersebut akan berlangsung.
Dalam pernyataannya,
Trump juga mengungkapkan bahwa kondisi Caracas sempat gelap gulita saat
penangkapan Maduro berlangsung. Ia memuji pihak-pihak yang terlibat dalam
operasi tersebut dan menilai misi itu berjalan sangat berhasil.
"Tidak ada
negara di dunia yang dapat mencapai apa yang dicapai Amerika kemarin, atau
terus terang, hanya dalam waktu singkat, semua kemampuan militer Venezuela
dilumpuhkan karena para pria dan wanita militer kita, bekerja sama dengan kita,
penegak hukum, berhasil menangkap Maduro di tengah malam. Saat itu gelap,
lampu-lampu Caracas sebagian besar dimatikan karena keahlian tertentu yang kita
miliki," kata.
"Saat itu gelap
dan mematikan," tambah Trump lagi.
Trump menegaskan
operasi militer AS tersebut merupakan keberhasilan besar. Ia menekankan tidak
ada korban jiwa dari pihak militer Amerika Serikat maupun kehilangan peralatan
militer selama operasi berlangsung. Menurutnya, operasi itu dilakukan secara
sangat efektif dengan dukungan kekuatan militer dalam jumlah besar.
"Jika Anda
melihat apa yang saya lihat tadi malam, Anda pasti akan sangat terkesan. Saya
tidak yakin Anda akan pernah melihatnya, tetapi sungguh luar biasa melihat
tidak ada satu pun anggota militer Amerika yang tewas dan tidak ada satu pun
peralatan Amerika yang hilang," katanya.
"Kita memiliki
banyak helikopter, banyak pesawat, dan banyak sekali orang yang terlibat dalam
pertempuran itu," pungkas Trump.
Sumber : detiksumut
0 Komentar