Luke Vickery saat bermain untuk Macarthur (c) Dok.
Luke Vickery/IG @luke.vickery_
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Nama Luke Vickery mulai mencuri perhatian publik
sepak bola Asia Tenggara. Gelandang serang Macarthur Bulls FC itu mengungkap
adanya komunikasi awal dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Pernyataan
tersebut muncul di tengah performa impresifnya di kompetisi domestik Australia
dan Liga Champions Asia Dua. Vickery tampil konsisten sebagai pemain depan yang
fleksibel dan produktif.
Situasi ini
menjadi menarik karena pemain muda tersebut memiliki tiga opsi kewarganegaraan
untuk level internasional: Australia, Amerika Serikat, dan Indonesia. Ketiganya
terbuka secara regulasi.
Faktor
Indonesia semakin relevan setelah terungkap bahwa Vickery memiliki garis keturunan
dari Medan, Sumatera Utara. Latar belakang inilah yang kini menghubungkan
namanya dengan proyek regenerasi Timnas Indonesia.
Profil dan Perjalanan Karier Luke Vickery
Luke Vickery
dikenal sebagai pemain depan yang mampu beroperasi di beberapa posisi. Peran
utamanya adalah winger kanan, tetapi ia juga efektif bermain di sisi kiri
maupun sebagai penyerang tengah.
Kecepatan,
akselerasi, dan kemampuan menyerang ruang menjadi kekuatan utama dalam
permainannya. Adaptasinya bersama Macarthur terbilang cepat, baik di kompetisi
domestik maupun level Asia.
Musim ini, ia
telah mencetak lima gol dari 17 pertandingan. Salah satu momen paling menonjol
terjadi saat Macarthur menghajar Melbourne City 6-2, di mana Vickery turut
menyumbang gol penting.
Sebelum
bersinar di Macarthur, Vickery lebih dulu membela Western United di A-League.
Pada musim 2024/2025, ia mencatat satu gol dan satu assist dari 11 penampilan
di kasta tertinggi sepak bola Australia.
Darah Medan dan Peluang ke Timnas Indonesia
Aspek paling
menarik dari sosok Vickery adalah latar belakang keluarganya. Darah Indonesia
mengalir dari sang nenek di jalur ibu yang lahir di Medan, Sumatera Utara.
Neneknya
memiliki latar belakang keturunan Belanda dan Hindia Belanda sebelum kemudian
berpindah ke Belanda dan menetap di Amerika Serikat. Garis keturunan ini
membuka peluang administratif bagi Vickery untuk membela Indonesia.
Selain
Indonesia dan Australia, ia juga memenuhi syarat memperkuat Amerika Serikat
karena lahir di Hawaii saat ayahnya bekerja sebagai kurator lapangan golf di
Sony Open.
"Saya
bisa mewakili Australia, AS, atau Indonesia, dan Indonesia cukup
tertarik," kata Vickery dalam sebuah wawancara dengan Examiner.
"Sudah
ada sedikit komunikasi antara kami untuk melihat berbagai pilihan dan berbagai
kesempatan yang bisa saya dapatkan sebagai pemain," tegas Vickery.
Sumber : Bola.net
0 Komentar