Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Umuh Muchtar : Jika Ingin Lolos, Persib Wajib Menang 3-0 di GBLA vs Ratchaburi FC Nanti !!!

 

Umuh Muchtar : Jika Ingin Lolos, Persib Wajib Menang 3-0 di GBLA vs Ratchaburi FC Nanti !!!
Pemain Persib Bandung, Beckham Putra merayakan gol pertama timnya ke gawang Persija Jakarta dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.@Istimewa.

MAJALAHJURNALIS.Com (Bandung) - Persib Bandung menghadapi tantangan yang sangat besar saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2025.
 
Setelah mengalami kekalahan 0-3 di Thailand, Maung Bandung harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan demi melanjutkan impian mereka di pentas Asia.
 
Meskipun demikian, semangat optimisme tetap ada. Dengan bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, pada Rabu, 18 Februari 2026, Persib memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Dukungan dari puluhan ribu Bobotoh diyakini akan memberikan dorongan tambahan yang tidak dimiliki oleh tim lawan.
 
Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, menyadari betul betapa sulitnya tantangan ini. Namun, bagi pria yang juga menjabat sebagai manajer tim, sepak bola selalu memberikan kesempatan untuk terjadinya kejutan.
 
Ia berpendapat bahwa kekalahan di leg pertama bukan hanya disebabkan oleh perbedaan kualitas tim, tetapi juga faktor keberuntungan yang tidak berpihak kepada mereka. Saat ini, saatnya untuk memulai momentum kebangkitan dari kandang sendiri dan berjuang meraih kemenangan.
 
Dewi Fortuna dan Semangat Kebangkitan
 
Dalam penilaiannya, Umuh menyatakan bahwa hasil pertandingan di Thailand tidak sepenuhnya mencerminkan keseimbangan antara kedua tim. Ia mengungkapkan bahwa faktor keberuntungan menjadi perbedaan yang signifikan.
 
"Namanya pertandingan, di mana pun kalau lawan itu pasti seimbang. Tapi kita tidak ada keberuntungan. Dewi Fortuna belum memihak kepada kita," ujar Umuh Muchtar.


Walaupun tertinggal agregat 0-3, ia tetap optimis bahwa Persib dapat mencetak lebih dari tiga gol saat bermain di Bandung. Target tersebut memang cukup ambisius, namun bukan tanpa alasan, terutama karena mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri.
 
"Kalau dipikir pasti berat. Insha Allah kita akan berusaha. Tidak menutup kemungkinan nanti di Bandung bisa dapat gol lebih dari tiga," tegasnya.
 
Umuh menegaskan bahwa pertandingan kandang harus menjadi momentum untuk bangkit.
 
Ia meminta agar para pemain menunjukkan semangat yang lebih besar, disiplin yang lebih ketat, dan tidak mengulangi kesalahan yang terjadi pada leg pertama.
 
"Bermain di kandang sendiri harus lebih semangat, lebih tinggi lagi. Kita harus hati-hati, jangan sampai kalah, jangan sampai draw. Harus menang di atas 3-0," imbuhnya.
 
Penyesuaian Pemain Baru dan Kerinduan terhadap Figur Penting
 
Selain membahas aspek mental dan taktik, Umuh juga mengungkapkan pendapatnya mengenai kontribusi pemain baru seperti Layvin Kurzawa dan Sergio Castel.
 
Keduanya telah berpartisipasi dalam leg pertama, tetapi belum menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam permainan. Umuh menekankan perlunya kesabaran dari publik.
 
Menurutnya, proses adaptasi terhadap suasana pertandingan di Asia serta skema permainan yang diterapkan oleh Bojan Hodak memerlukan waktu yang tidak singkat.
 
"Mereka belum kelihatan, mereka harus adaptasi dulu. Sabar saja. Mudah-mudahan tanggal 18 Februari 2026 nanti mereka bisa tampil lebih baik," harapnya.
 
Selain itu, Umuh juga mengakui bahwa ketidakhadiran beberapa pemain kunci menjadi kerugian yang cukup besar bagi tim. Beckham Putra dan Marc Klok diakui sebagai penggerak utama permainan yang memberikan keseimbangan antara kreativitas dan kontrol di lini tengah.
 
"Ya, suatu kerugian ya, karena mereka motornya. Beckham masih sakit, capek. Insha Allah nanti tanggal 18 bisa lebih lengkap. Kita berdoa saja, minta doa dari Bobotoh," tuturnya.
 
Dengan harapan agar tim dapat kembali tampil optimal, Umuh meminta dukungan dan doa dari para penggemar.
 
Bukan Tugas Mudah
 
Kekalahan 0-3 yang dialami di Stadion Ratchaburi pada 11 Februari lalu memang memberikan beban yang cukup berat. Dalam dunia sepak bola, suasana stadion kandang sering kali menjadi elemen kunci yang tidak dapat diabaikan.
 
Untuk mengejar ketertinggalan tiga gol tanpa kebobolan, Persib memerlukan kombinasi permainan yang agresif, disiplin dalam bertahan, serta efektivitas tinggi saat menyerang. Pertandingan ini akan menjadi tantangan bagi mental dan strategi tim Maung Bandung.
 
Saat ini, perhatian semua orang tertuju pada Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Jika Persib dapat memanfaatkan kandang mereka sebagai benteng pertahanan sekaligus senjata, maka peluang untuk melakukan comeback masih ada.
 
Di tengah tekanan dari agregat dan harapan tinggi dari para Bobotoh, pertandingan ini lebih dari sekadar laga biasa; ini adalah pertaruhan untuk harga diri dan ambisi untuk bersaing di level Asia.
Sumber : merdeka.com

Posting Komentar

0 Komentar