Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Gila !!! Umat Muslim Dilarang Israel Beribadah di Masjid Al-Aqsa

 

Gila !!! Umat Muslim Dilarang Israel Beribadah di Masjid Al-Aqsa
Ilustrasi aksi Israel di Masjid Al-Aqsa.@Antara.


MAJALAHJURNALIS.Com (London) Pemerintah Yordania pada hari Rabu (11/3/2026) mengutuk keras tindakan Israel atas penutupan berkelanjutan Masjid Al-Aqsa. Tindakan ini menyebabkan para jemaah dilarang masuk ke kompleks masjid selama 12 hari berturut-turut.
 
Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Yordania mengecam keputusan untuk memblokir akses ke masjid yang terletak di kota bertembok Yerusalem Timur yang diduduki tersebut. Penutupan ini dinilai sangat mencederai perasaan umat Muslim, khususnya karena terjadi selama bulan suci Ramadan, yang akan berakhir dalam waktu kurang lebih seminggu.
 
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Fuad Majali menegaskan bahwa Yordania menolak keras apa yang ia sebut sebagai tindakan ilegal di masjid tersebut. Ia juga menyoroti provokasi berkelanjutan terhadap para jemaah, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Yordania.


Majali menambahkan bahwa Israel tidak memegang kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki, termasuk pada situs-situs suci Islam dan Kristen. Oleh karena itu, Israel harus segera membuka kembali masjid tersebut dan mengizinkan para jamaah untuk mengakses situs tersebut secara bebas tanpa halangan.
 
Ia juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk menuntut agar otoritas Israel menghentikan pelanggaran terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem dan menghormati kesuciannya.
 
Secara status quo, Masjid Al-Aqsa dikelola oleh Kementerian Wakaf Yordania. Lembaga ini memiliki kewenangan hukum penuh untuk mengelola kompleks tersebut dan mengontrol akses masuk.
 
Penutupan ini terjadi di tengah situasi regional yang memanas. Israel telah mengumumkan keadaan darurat sebagai akibat dari konfliknya dengan Iran. Bersama dengan AS, Israel telah melakukan serangan udara di wilayah Iran sejak 28 Februari 2026. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan pada tahap awal konflik, bersama dengan beberapa pejabat senior lainnya. Sebagai tanggapan, Iran terus menyerang Israel dan beberapa negara lain di kawasan itu dengan rudal dan pesawat tak berawak bersenjata.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar