Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Dua Polisi Terkait Penodongan Tukang Pangkas, Akhirnya Dipatsus Propam Polda Sumut

 

Dua Polisi Terkait Penodongan Tukang Pangkas, Akhirnya Dipatsus Propam Polda Sumut
Tangkapan layar rekaman video CCTV pria ngaku polisi todongkan senjata api ke tukang pangkas di Medan. (Foto: Dok Tangkapan layar rekaman CCTV)


MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Propam Polda Sumut melakukan penempatan khusus (patsus) terhadap dua anggota polisi. Keduanya diduga melakukan penodongan senjata api terhadap tukang pangkas di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara.
 
"Iya, dua orang anggota polisi sudah kami patsus," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukansaat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (17/4/2026).
 
Namun, Ferry belum merincikan identitas kedua anggota polisi tersebut. Sebab, pihaknya masih melakukan proses lebih lanjut terkait keterlibatan keduanya.
 
"Itu belum dirilis," katanya.
 
Diketahui, ada empat orang yang terlibat dalam insiden tersebut. Dua orang merupakan anggota Polri, sedangkan dua lainnya warga sipil.

 
Saat ini, polisi masih memburu dua warga sipil yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
 
"Dua orang lainnya akan kita tangkap juga, akan kita proses juga yang dua itu," ujarnya.
 
Ferry mengatakan pihaknya masih melakukan proses terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Dia pun meminta masyarakat bersabar menunggu pengungkapan kasus tersebut.
 
Sebelumnya diberitakan, viral video aksi empat pria ngaku polisi menodongkan senjata api dan melakukan intimidasi terhadap tukang pangkas di Jalan Mustafa,
 
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial. Begini kata Polda Sumut terkait peristiwa tersebut.
 
Dalam video yang beredar dilihat detikSumut Kamis (16/4/2026), terlihat tukang pangkas terlibat cekcok dengan para pria tersebut. Salah seorang di antaranya kemudian menodongkan benda yang diduga senjata api. Cekcok tersebut berujung penganiayaan di lokasi kejadian.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar