Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Maraknya Pelaku Begal, Sahroni Minta Polisi Tembak di Tempat

 

Maraknya Pelaku Begal, Sahroni Minta Polisi Tembak di Tempat
Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni.@Beritasatu.com/Stefani Wijaya

MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku begal yang belakangan kembali marak terjadi di sejumlah daerah.
 
Pernyataan itu disampaikan Sahroni menyusul meningkatnya kasus pembegalan, termasuk yang menimpa mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) serta sejumlah aksi begal di wilayah Jakarta.
 
Menurut Sahroni, polisi tidak perlu ragu mengambil tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap para pelaku begal yang dinilai meresahkan masyarakat.
 
“Nah, ini juga menjadi konsen ya karena bukan hanya di wilayah tertentu. Misalnya di Makassar, saya sudah menyampaikan itu ditindak untuk ditembak di tempat,” kata Ahmad Sahroni kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

 
Politikus Partai Nasdem itu juga memuji langkah Polda Metro Jaya yang telah membentuk tim khusus untuk memberantas aksi begal di Jakarta dan sekitarnya.
 
Menurutnya, pembentukan tim khusus tersebut merupakan langkah positif guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Ini baik sekali karena untuk memberikan rasa aman dan nyaman warga di mana pun berada,” ujarnya.
 
Sahroni pun meminta seluruh jajaran kepolisian daerah atau polda di Indonesia mengambil langkah serupa dalam menangani aksi kriminal jalanan yang semakin meresahkan. “Maka saya menyampaikan itu, semua polda harus menyikapi ini dengan tindak tegas yaitu tembak di tempat,” tegasnya.
 
Meski kebijakan tembak di tempat terhadap begal menuai pro dan kontra, Sahroni menilai langkah tersebut tetap perlu dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat dan memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan jalanan.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar