MAJALAHJURNALIS.Com (Semarang)
- Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) di Semarang
Jawa Tengah menyampaikan keprihatinan atas kondisi bangsa yang dinilai semakin
terpuruk akibat praktik kesewenang-wenangan kekuasaan. Dalam pernyataannya, mahasiswa menilai
ketimpangan sosial kian melebar di tengah situasi ekonomi dan politik yang
tidak menentu, sementara kelompok elite dan oligarki disebut terus diuntungkan. Mereka juga menyoroti melemahnya
harapan generasi muda akibat kondisi sosial yang dianggap semakin menekan,
termasuk kekhawatiran terhadap penegakan hukum dan perlindungan warga.
Dalam momentum tersebut, mahasiswa
Undip menegaskan bahwa sosok Pangeran Diponegoro tidak lagi dipahami sebatas
simbol akademik, melainkan harus dimaknai sebagai semangat perjuangan yang
hidup dalam gerakan mahasiswa. Mereka juga menyerukan agar seluruh
mahasiswa Undip mengambil peran aktif dalam berbagai bentuk perjuangan sosial
dan menjaga semangat perubahan yang diwariskan Diponegoro. (RBL/net)
0 Komentar