Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ada Apa Digantinya Thibaut Courtois Setelah Belgia Ditekuk Spanyol

 

Ada Apa Digantinya Thibaut Courtois Setelah Belgia Ditekuk Spanyol
Kiper timnas Belgia Thibaut Courtois.@AP Photo/Marcio J Sanchez

MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Kiper timnas Belgia Thibaut Courtois buka suara terkait dirinya diganti saat skuadnya menghadapi Spanyol yang berakhir dengan kemenangan La Roja 1-2 di Stadion Boston, Sabtu (11/7/2026) dini hari tadi. Ada apa dengan Belgia?
 
Seperti diketahui, Courtois terpaksa diganti oleh kiper Senne Lammens di menit ke-71. Courtois mengaku memiliki masalah di saat melakukan tendangan jarak jauh.
 
"Saya merasakan sakit yang begitu hebat di bagian otot paha saya, tetapi saya tidak memiliki masalah untuk tetap berada di gawang. Permasalahan hanya untuk tendangan jarak jauh," kata Thibaut Courtois dikutip dari media sosial Fabrizio Romano.
 
Menurutnya, keputusan pelatih Rudi Garcia menarik dirinya untuk diganti merupakan keputusan yang tepat.
 
"Pada akhirnya, pelatih memutuskan untuk menarik saya keluar. Bagi saya, ini bukan menjadi sebuah masalah karena tim jauh lebih penting dari segalanya," lanjutnya.
 
Namun, pergantian tersebut menjadi sorotan setelah Belgia kebobolan pada menit ke-88. Senne Lammens gagal menghalau tendangan keras Pau Cubarsi dari luar kotak penalti yang memastikan kemenangan 2-1 bagi Spanyol yang kemudian disambut Mikel Merino.
 
Mikel Merino hanya membutuhkan dua menit di lapangan untuk mencetak gol penentu kemenangan sekaligus membawa La Roja melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.
 
Sebagai catatan, Thibaut Courtois telah mencatatkan satu kali clean sheet dalam hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Iran. Ia juga membawa Belgia berhasil mengalahkan Selandia Baru dengan skor telak 5-1.


 
Di sisi lain, pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberikan apresiasi terhadap performa Belgia, khususnya ketangguhan Courtois di bawah mistar gawang. Menurutnya, mengalahkan Belgia bukan pekerjaan mudah.
 
Bahkan, gol yang dicetak Belgia pada pertandingan tersebut menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Spanyol setelah hampir 11 jam waktu pertandingan.
 
"Karakter tim, sikap yang dimiliki setiap orang, itulah yang memungkinkan tim ini untuk beradaptasi dalam situasi atau keadaan apapun," katanya dilansir BBC, Sabtu (11/7/2026).
 
Meski bersusah payah mengalahkan Belgia, La Fuente merasa bangga dengan para pemainnya yang tidak mengenal kata menyerah hingga pertandingan berakhir.
 
"Saya tegaskan kembali, saya bangga dan merasa terhormat memimpin tim yang berdedikasi tinggi dengan semangat untuk meningkatkan diri demi menghadapi lawan yang tangguh," jelasnya.
 
"Saya rasa, kamu sudah cukup untuk menang dengan lebih mudah, tetapi itu tidak mungkin. Di level ini, di Piala Dunia, kita tahu betapa sulitnya untuk menang," tegasnya.
 
Kemenangan yang diraih Spanyol membuat La Roja akan bertemu dengan Prancis pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Pertandingan keduanya akan digelar di Stadion Dallas, Amerika, Rabu (15/7/2026) pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar