Ilustrasi. @Rifkianto Nugroho/detikcom.
MAJALAHJURNALIS.Com (Siak) - Bupati Siak Afni Zulkfili heran setelah
postingan di akun media sosial TikTok terkait penanaman pohon di lokasi bekas
kebakaran hutan dan lahan dihapus alias takedown. Afni mempertanyakan soal apa
kesalahan terkait postingan itu.
Kekesalan Afni diluapkan di akun media sosial
setelah melihat postingan yang sudah memiliki 5 juta views itu mendadak hilang.
Menurutnya, itu adalah kegiatan resmi bersama Forkopimda.
"Video kegiatan resmi kami bersama
Forkopimda, terkait penanaman pohon di lokasi eks karhutla yang telah ditonton
5 juta view ditakedown. Kenapa?," tulis Afni di media sosial Instagram,
Selasa (20/10/2026).
Padahal, postingan itu hanya mengajak menanam
pohon di lokasi bekas karhutla. Bahkan, tujuannya pun positif agar tidak
ditanami sawit dan berada di lokasi yang merupakan milik BUMD Siak.
"Kami menanyakan ke para pihak, apa yang
salah mengajak pelajar dan masyarakat bersama-sama menanam pohon di lokasi eks
karhutla. Apakah seberbahaya itu sampai harus ditakedown?" tulisnya
menutup caption dalam postingan yang menyertakan tangkapan layar postingan
dihapus.
Saat dikonfirmasi, Afni mengakui kesal atas
penghapusan video. Namun, ia memosting ulang video yang dihapus tersebut
beberapa saat kemudian.
"Awak elok-elok (saya bagus-bagus) ngajak
nanam pohon di lokasi eks karhutla, kena takedown. Entah apa salahnya,"
tegas Afni.
Diketahui, video yang dihapus itu berisi soal
kegiatan penanaman pohon di lokasi bekas karhutla. Afni mengaku cepat-cepat
untuk menanam berbagai jenis tanaman hutan agar tidak ditanami sawit.
Dalam video itu, Afni bersama Wakilnya
Syamsurizal, Kapolres Siak AKBP Sepuh Siregar, jajaran TNI hingga pelajar. Aksi
itu dilakukan sebagai langkah cepat agar lahan bekas karhutla kembali
dipulihkan.
Sumber : detiksumut
0 Komentar