Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

5 Cara Mengatasi Astenopia atau Kelelahan Mata

 

Ilustrasi mata lelah. pexels


MAJALAHJURNALIS.Com - Era digital memang memudahkan kita dalam aktivitas sehari-hari. Kini segala aspek kehidupan mulai dari pekerjaan hingga hiburan dapat dilakukan melalui sebuah layar monitor.


Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur lagi—hampir 24 jam—kita habiskan dengan menatap layar, baik itu layar laptop, layar TV, hingga layar HP. Intensitasnya yang tinggi ini mengakibatkan mata kelelahan atau astenopia.


Astenopia ditandai dengan mata yang terasa lelah, mata kering, mata merah, penglihatan yang kabur, pusing, mata berkedut, dan nyeri pada leher dan bahu.


Anda pasti pernah mengalami kelelahan mata, maka dari itu kenali lebih jauh astenopia serta hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya, berikut ini!


Apa Penyebab Astenopia?
Astenopia alias mata kelelahan terjadi ketika menggunakan mata untuk bekerja secara terus menerus untuk waktu lama, baik itu saat membaca, menyetir, hingga terlalu lama di depan layar monitor.


Dilansir dari WebMD, sebuah studi menyatakan bahwa berada di depan layar monitor untuk waktu yang lama menyebabkan mata jarang berkedip. Berkedip berfungsi untuk menghidrasi mata yang mana mencegahnya dari iritasi dan kekeringan.


Normalnya, orang berkedip 15-20 kali dalam satu menit. Jumlah itu berkurang hingga setengahnya ketika menggunakan mata untuk bekerja, termasuk menatap layar. Selain itu, kontras pada layar dengan lingkungan sekitar yang lebih gelap juga merusak mata.


5 Cara Atasi Astenopia
Lingkungan yang sudah dipenuhi dengan perangkat digital memang dirasa sulit untuk menghindari astenopia. Namun, terdapat 5 kiat ampuh yang bisa dilakukan untuk cegah astenopia. Berikut penjelasannya.


·       Kurangi Pancaran Silau Layar Monitor
     Silau cahaya dari layar monitor dapat menyebabkan mata kelelahan. Untuk mengatasinya, Anda bisa memasang lapisan layar matte (matte screen filter). Bagi pengguna kacamata, gunakan lensa dengan lapisan anti-reflektif (AR coating).


·       Jaga Jarak Layar Monitor
     Hindari menatap layar terlalu dekat. Usahakan jarak pandang antara monitor dengan mata Anda adalah sejauh 64 cm atau sepanjang lengan dan sekitar 10-15 derajat di bawah mata.


·       Pencahayaan yang Cukup
     Dilansir dari All About Vision, ruangan yang terlalu terang dapat menyebabkan mata mudah lelah. Namun, jangan juga bekerja dalam ruangan yang kurang pencahayaan, karena dampaknya tentu merusak penglihatan.

     Kurangi kadar cahaya untuk menyeimbangkan cahaya monitor dengan menutup gorden serta gunakan lampu LED model berdiri dengan cahaya “soft white”.


·       Gunakan Aturan 20-20-20
     Istirahatkan mata secara berjangka dengan tips 20-20-20. Setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki (6 m) selama 20 detik. Hal ini dapat membantu ‘olahraga’ mata agar tidak cepat mengalami astenopia.

·       Periksakan Kesehatan Mata
     Penting untuk secara berkala memeriksa kesehatan mata secara menyeluruh. Dengan begitu, Anda dapat selalu memonitor kesehatan mata untuk dioptimalkan saat bekerja di depan layar monitor.
 
Itulah beberapa info terkait astenopia yang sering kali diakibatkan karena menatap layar monitor terlalu lama. Aplikasikanlah tips-tips di atas untuk dapat menjaga kesehatan mata untuk waktu yang lama.
 
Sumber : Merdeka.com

Posting Komentar

0 Komentar