![]() |
| Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.@fb |
MAJALAHJURNALIS.Com (Pekanbaru) -
Program 'Anak Putus Sekolah' yang digagas Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho
mulai dirasakan masyarakat. Tak hanya ribuan orang mendaftar agar dapat kembali
sekolah, tetapi ada anak menunggak biaya dan ijazah ditahan juga dituntaskan.
Adalah Evalina S Valentina, ia
mengungkap manfaat program putus sekolah yang telah digagas Agung Nugroho.
Tunggakan biaya sekolah anak puluhan juta akhirnya berhasil diselesaikan.
"Anak saya itu ada tunggakan
cukup besar saat sekolah di pondok pesantren, Rp 29 juta. Sudah beberapa kali
mengurus, tak selesai karena kendala biaya," ujar Evalina saat berbincang
dengan detikSumut, Rabu (13/8/2025).
Evalina terus berupaya datang ke
pondok pesantren untuk melobi agar ijazah putrinya bisa keluar. Namun pihak
pondok juga tetap bersikukuh, minta biaya anak Evalina untuk dilunasi.
Tunggakan membengkak berasal dari
biaya makan, asrama dan pendidikan. Evalina pun sempat putus asa karena tak ada
solusi lain untuk mendapatkan bukti putrinya itu sudah tamat belajar dijejang
MTS.
Evalina mengaku kondisi ekonominya
saat ini sedang sulit. Bahkan ia meminta biaya tunggakan dicicil, asal anaknya
bisa dapat ijazah untuk menyambung ke pendidikan lebih tinggi.
Dalam kondisi pasrah dan anak
menangis, Evalina akhirnya menemukan jalan keluar. Harapannya bangkit mendapat
kabar ada program untuk anak 'Putus Sekolah' yang digagas Wali Kota Agung
Nugroho hingga tersebar di kelurahan dan media sosial.
"Anak saya ini mau lanjut ke
jenjang SMA, jadi memang sudah 2 tahun tak sekolah karena ijazah MTS masih
ditahan. Bahkan dia selalu menangis dan akhirnya ini dapat kabar ada program
Pak Wali Kota," katanya.

YRM setelah
mendapat ijazah dari pondok pesantren.@Raja Adil Siregar/detikSumut.






0 Komentar