Foto: Pelaku curanmor
di Medan memeluk wanita berseragam coklat saat hendak diamankan.@Dok. Media
Sosial.
MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Satu video yang
menunjukkan seorang pria ketakutan saat hendak diamankan usai kepergok hendak
mencuri sepeda motor di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Saat hendak
diamankan, pelaku berupaya menyelamatkan dirinya dengan cara memeluk kaki
seorang wanita berseragam coklat ASN.
Berdasarkan video yang
dilihat detikSumut, Rabu (14/1/2026), terlihat ada seorang pria yang tengah terduduk
di trotoar dan hendak diamankan. Di sekelilingnya, ada ramai warga yang hendak
mengamankan pria tersebut.
Saat hendak diamankan
itu, pria tersebut berupaya bertahan dengan memeluk kaki wanita berseragam
coklat tersebut. Cukup lama pencuri itu memeluknya.
Dari sisi lain,
terlihat saat pelaku diboyong petugas kepolisian ke arah Kantor Lurah Sei Mati.
"Pelaku curanmor
Aerox di Medan peluk kaki PNS demi selamat dari amukan warga. Satu babak belur,
satu lagi kabur tapi sudah ditangkap," demikian narasi unggahan itu.
Kanit Reskrim Polsek
Medan Kota Iptu Fandi Setiawan mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan
Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, kemarin pagi. Fandi menyebut ada dua
pelaku yang ditangkap oleh pihaknya, yakni DN dan TZ.
"Itu curanmor,
bukan begal. Dua pelaku sudah diamankan, sudah sempat dipukuli (warga),"
kata Fandi saat dikonfirmasi detikSumut.
Fandi mengatakan kedua
pelaku kepergok hendak mencuri sepeda motor. Warga yang memergoki aksi pelaku
itu pun berteriak hingga mengundang sejumlah warga lainnya.
Perwira pertama Polri
itu menyebut salah satu pelaku sempat kabur, tetapi berhasil ditangkap. Pelaku
DN babak belur dihajar warga dan harus dilarikan ke rumah sakit.
"DN babak belur,
satu lagi juga luka, tapi nggak separah DN," jelasnya.
Dia menjelaskan bahwa
pada saat kejadian itu, ada sejumlah petugas kepolisian dan dinas perhubungan
yang tengah mengatur lalu lintas di sekitar lokasi. Alhasil, setelah mengetahui
ada percobaan pencurian itu, petugas langsung menuju lokasi dan mengamankan
pelaku.
Setelah itu, kedua
pelaku diamankan ke polsek. Fandi menyebut pihaknya tengah mendalami kasus
tersebut. Sebab, saat ini, pelaku juga belum bisa dimintai keterangan lebih
lanjut karena kondisinya masih mengalami luka-luka. Namun, dari hasil
pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya.
"Masih kami
kembangkan kasusnya, tapi diakuinya," pungkasnya.
Sumber : detiksumut
0 Komentar