Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi
memberikan dukungan nyata terhadap 18 proyek hilirisasi industri yang akan
dijalankan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam waktu dekat.@YouTube.com/Beritasatu.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Presiden Prabowo Subianto meminta
perguruan tinggi ikut berperan aktif dalam kemajuan industri nasional. Secara
khsusus, orang nomor satu di Indonesia tersebut meminta perguruan tinggi
memberikan dukungan nyata terhadap 18 proyek hilirisasi industri yang akan
dijalankan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam waktu dekat.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat
mengumpulkan para rektor dan guru besar dari perguruan tinggi negeri maupun
swasta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
(Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyampaikan, Prabowo menekankan pentingnya
agar hasil-hasil riset peguruan tinggi tidak berhenti di ranah akademik, tetapi
juga dapat terhubung langsung dengan kebutuhan industri strategis Indonesia.
"Bapak Presiden Prabowo menyampaikan, 18 proyek
hilirisasi industri yang akan dibuka oleh Danantara itu membutuhkan sumber daya
manusia dan riset serta inovasi," ujar Brian.
Brian menekankan, perguruan tinggi memegang peranan
penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan menghasilkan
inovasi untuk kemajuan industri nasional sekaligus meningkatkan pendapatan
negara. Terkait proyek strategis dari Danantara, ia menyebut proyek-proyek
tersebut meliputi waste to energy, hilirisasi mineral, hingga hilirisasi
pangan.
Perguruan tinggi, terutama para para guru besar dan pimpinan universitas,
diharapkan mampu mendukung secara konkret melalui riset-riset yang kuat dan
aplikatif, sehingga kemandirian Indonesia dalam pengembangan industri hilir
dapat terwujud secara berkelanjutan.
"Nah itu diharapkan perguruan tinggi mem-backup dengan riset-riset yang kuat
sehingga kemandirian kita terhadap hilirisasi industri itu menjadi cukup
tinggi," jelasnya.
Brian menambahkan, Presiden Prabowo juga mengingatkan
mengenai dinamika global yang tengah berlangsung. Pergeseran geopolitik dunia
yang semakin signifikan menuntut setiap negara untuk mampu berdiri mandiri dan
memiliki daya tahan yang kuat.
Dalam situasi tersebut, Prabowo menegaskan penguasaan
sains dan teknologi menjadi faktor kunci, dan perguruan tinggi diharapkan
berperan sebagai lokomotif kemajuan bangsa.
"Sekali lagi, perguruan tinggi dengan para guru
besarnya diharapkan memberikan peran yang signifikan dengan mengetahui kondisi
yang disampaikan bapak presiden tadi. Bapak presiden berharap perguruan tinggi
benar-benar memainkan peran yang signifikan mencetak SDM-SDM kita yang unggul,"
pungkas Brian.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar