Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

3.000 Warga Sleman Berebut Gunungan Guna Jelang Ramadan

 

Ribuan warga di Sleman, Yogyakarta, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kirab budaya dan lomba kreasi masjid yang berujung pada tradisi berebut gunungan.@Beritasatu.com/Olena Wibisana.


MAJALAHJURNALIS.Com (Sleman) - Ribuan warga di Sleman, Yogyakarta, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kirab budaya dan lomba kreasi masjid yang berujung pada tradisi berebut gunungan.
 
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wunguadi, Mejing Kidul, Ambarketawang, Sleman, Selasa (17/2/2026) ini diikuti sekitar 3.000 peserta dari 14 masjid dan musala di wilayah Padukuhan Mejing Raya.
 
Sebelumnya, para peserta berkumpul di Lapangan Sidoarum sebelum melakukan kirab berjalan kaki sejauh kurang lebih dua kilometer menuju lokasi acara.
 
Setiap kelompok menampilkan replika masjid serta gunungan berisi makanan ringan dalam kemasan. Bagi kelompok dengan kreasi terbaik, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari kulkas, mesin cuci, hingga empat ekor kambing.
 
“Kurang lebih ada 3.000 peserta dari 14 masjid dan musala. Untuk doorprize hari ini spesial ada kulkas, mesin cuci, dan empat ekor kambing,” ujar ketua panitia, M Agus Ekananto.


Setibanya di Lapangan Wunguadi, gunungan makanan langsung diperebutkan warga. Dalam hitungan menit, aneka makanan ringan tersebut habis diserbu peserta dan masyarakat yang hadir.
 
Muhammad Rofi, warga Mejing Kidul, mengaku senang bisa ikut meramaikan tradisi tersebut. “Senang ikut berebut, harapannya puasanya lancar dan mendapatkan berkah,” katanya.
 
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, kegiatan yang telah digelar untuk ketiga kalinya ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiah antar takmir masjid dan musala. “Acara ini akan membentuk ukhuwah Islamiah yang sangat bagus di antara takmir sehingga bagaimana memajukan umat Islam dari berbagai segi,” ujarnya.
 
Tradisi kirab dan berebut gunungan ini pun menjadi simbol kebersamaan serta harapan agar ibadah Ramadan 2026 berjalan lancar dan penuh keberkahan bagi masyarakat Sleman.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar