Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bagaimana Jika Sholat Tarawih di Rumah Bareng Keluarga

 

Bagaimana Jika Sholat Tarawih di Rumah Bareng Keluarga
Ilustrasi Sholat Berjema'ah.@ist

MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Sholat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling dinantikan saat Ramadan. Ibadah ini hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.
 
Namun, bagaimana hukumnya jika dilaksanakan di rumah bersama keluarga, bukan di masjid? Simak penjelasan lengkapnya di sini.
 
Dikutip detikHikmah dari buku Kitab Sholat Empat Mazhab karya Syeikh Abdurrahman Al-Jaziri, Tarawih adalah bagian dari qiyam Ramadan, yakni salat malam yang dilakukan khusus pada bulan suci.
 
Tarawih memiliki keutamaan yang besar. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
 
"Barang siapa melakukan qiyam Ramadan atas dasar iman dan harapan pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" (HR al-Bukhari, Muslim, an-Nasa'i, ad-Darimi, Aḥmad, dan Ibn Khuzaimah)


Hadits ini menjadi dasar utama keutamaan Tarawih. Artinya, siapa pun yang menghidupkan malam Ramadan dengan iman dan penuh harap kepada Allah SWT, akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
 
Hukum Tarawih Bersama Keluarga
 
Sebagian orang mengira Tarawih berjamaah hanya identik dengan masjid. Padahal, Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakannya bersama keluarga dan para sahabat.
 
Dilansir dari laman Muhammadiyah, dalam riwayat Abu Zarr RA, disebutkan:
 
"Kami berpuasa bersama Rasulullah SAW. Pada sisa tiga malam dari bulan Ramadan, beliau mengumpulkan keluarga, istri, dan masyarakat, lalu salat qiyam Ramadan bersama hingga kami merasa khawatir ketinggalan sahur." (HR Abu Dāwud)
 
Riwayat ini menunjukkan bahwa Nabi SAW mengajak keluarga dan orang-orang terdekat untuk bersama-sama melaksanakan qiyam Ramadan. Ini menjadi dalil kuat bahwa Tarawih berjamaah di rumah bersama keluarga bukan hanya boleh, tetapi memiliki teladan langsung dari Rasulullah SAW.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar