Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kendalikan Banjir, Bobby Akan Bangun Tanggul Sabo Dam di Tapteng

 

Kendalikan Banjir, Bobby Akan  Bangun Tanggul Sabo Dam di Tapteng
Gubsu Bobby meninjau sungai di Kabupaten Tapteng.@dok. Diskominfo Sumut


MAJALAHJURNALIS.Com (Tapteng) - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menyebut bakal membangun tanggul dan sabo dam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Tanggul dan sabo dam dibangun untuk mengendalikan banjir.
 
Hal itu diungkapkan saat Bobby meninjau kondisi Sungai Tukka yang meluap saat banjir bandang. Berdasarkan penuturan petugas di lapangan, bendungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka saat ini tertimbun material banjir bandang hingga mencapai kedalaman sekitar 250 centimeter. Kondisi tersebut menyebabkan dasar sungai menjadi lebih tinggi dibandingkan sebelum bencana.
 
Bobby Nasution menegaskan pemerintah akan memfokuskan upaya pada pengendalian banjir, antara lain melalui pembangunan tanggul dan sabo dam (penahan material di bagian hulu) di wilayah hulu DAS Tukka. Selain itu, penanganan tanggap darurat bencana juga terus dilakukan di kawasan sungai yang melintasi wilayah Tapteng dan sekitarnya.
 
"Langkah ini (pembangunan sabo dam dan tanggul) agar aliran sungai tidak lagi membanjiri kawasan permukiman penduduk," kata Bobby Nasution dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).
 
Terkait proses pembangunan, Bobby mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki lahan di kawasan DAS, mengingat pembangunan membutuhkan ketersediaan lahan.


"Ya kalau sosialisasinya itu kita minta Pak Camat yang tahu. Jadi sampaikan ke masyarakat, bahwa ini kan dalam rangka penanganan bencana," ujarnya.
 
Setelah dari Tukka, Bobby bersama rombongan meninjau Kecamatan Sorkam untuk melihat langsung kondisi tanggul sungai yang rusak serta bendungan yang terdampak banjir bandang pada November lalu.
 
Sejalan dengan itu, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi menyampaikan bahwa Pemkab bersama jajaran telah menjalankan proses sosialisasi rencana pembangunan sabo dam dan tanggul, meski terhadap beberapa pemilik lahan masih berlangsung komunikasi untuk mencapai kesepakatan.
 
"Kita sudah jalankan (sosialisasi). Sebagian besar masyarakat dari hulu ke hilir sudah menerima sosialisasinya," sebut Mahmud Efendi.
Sumber : detiksumut  

Posting Komentar

0 Komentar