Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ketua Umum DPW PPMI Sumut Herman Saragih Ajak Jadikan Ramadhan Momentum Persaudaraan dan Kepedulian

 

Ketua Umum DPW PPMI Sumut Herman Saragih Ajak Jadikan Ramadhan Momentum Persaudaraan dan Kepedulian

MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPW PPMI) Provinsi Sumatera Utara, Herman Saragih, menyerukan kepada seluruh pengurus, anggota serta masyarakat luas untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
 
Dalam pernyataannya, Herman Saragih menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya sekadar bulan ibadah, tetapi juga bulan untuk memperkuat ukhuwah dan merawat persatuan. “Mari kita jadikan Ramadhan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjaga persatuan serta kesatuan umat. Semua itu adalah nilai yang diajarkan Al-Qur’an dan Sunnah,” ujarnya.
 
Sebagai pengingat, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
 
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 10)


Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda: 


“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, saling mengasihi, dan saling menyayangi adalah seperti satu tubuh; apabila salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
 
Herman Saragih menekankan bahwa semangat kebersamaan di bulan penuh berkah ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti saling membantu, berbagi dengan yang membutuhkan, serta menjaga harmoni di tengah masyarakat. “Ramadhan adalah kesempatan emas untuk menebar kasih sayang, memperkuat solidaritas, dan meneguhkan komitmen kita terhadap perjuangan keadilan dan kesejahteraan,” tambahnya.
 
Seruan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam, khususnya para pekerja dan masyarakat Sumatera Utara, agar menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkokoh nilai-nilai spiritual sekaligus sosial. Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya menjadi bulan ibadah pribadi, tetapi juga bulan kebangkitan persaudaraan dan kepedulian bersama. (HS)

Posting Komentar

0 Komentar