Keluarga
dan kerabat berdoa di pusara mendiang penyanyi Oxavia Aldiano atau Vidi Aldiano
saat pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Minggu, 8 Maret 2026.@Antara/Indrianto
Eko Suwarso.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) -
Makam mendiang penyanyi Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan,
dilaporkan sempat mengalami amblas akibat curah hujan tinggi. Saat ini,
pengelola makam tengah melakukan pembenahan agar kondisi makam kembali rapi.
Perawat makam mendiang Vidi Aldiano,
Jamuri mengatakan penurunan permukaan tanah tersebut merupakan hal yang wajar
terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan pemakaman.
“Ini juga lagi saya benahi,
karena memang agak amblas karena hujan. Mau tidak mau memang harus dirapikan,”
kata Jamuri dikutip dari channel Reyben Entertainment, Kamis (12/3/2026).
Menurut Jamuri, tanah di area makam
menjadi lembek setelah terkena air hujan dalam waktu lama. Kondisi itu
menyebabkan tanah perlahan turun hingga membuat makam terlihat amblas.
“Amblasnya makam almarhum karena
hujan, kan air hujan bikin tanah jadi lembek. Lama-lama turun, dan itu normal.
Bahkan ada yang sampai rata,” ujarnya.
Ia memperkirakan proses pembenahan
makam akan selesai sebelum Lebaran jika kondisi cuaca sudah kembali stabil.
“Kalau hujan sudah tidak ada lagi,
paling Lebaran sudah jadi makamnya,” ungkapnya.
Jamuri juga menjelaskan proses perbaikan
makam sempat tertunda karena masih banyak peziarah yang datang. Kondisi
tersebut membuat pihak pengelola harus menunda sementara proses perapian makam.
“Saat lagi dirapikan, peziarah masih
banyak yang datang dan tentunya harus ditunda. Bunga-bunga yang sudah rusak
juga dibuang, kami memilih bunga yang masih bagus biar dipasang lagi,” katanya.
Menurut Jamuri, peziarah yang datang
tidak hanya dari keluarga atau kerabat dekat, tetapi juga dari sahabat dan
penggemar almarhum.
“Sahabat almarhum banyak sekali, dia
lintas agama. Selain kerabat dan sahabat, ada juga di luar itu,” tambahnya.
Ia menegaskan, setiap pembenahan makam
dilakukan setelah berkoordinasi dengan keluarga almarhum, termasuk keluarga
istri Vidi, Sheila Dara Aisha.
“Tentu, untuk melakukan pembenahan
harus ada koordinasi biar enggak ada salah paham. Saat sudah mendapatkan arahan
baru kita benahi. Makanya baru bisa dibenahi sekarang,” jelasnya.
Jamuri juga mengungkapkan bahwa
keluarga sempat meminta agar pembenahan dilakukan setelah jumlah peziarah
berkurang. Namun kondisi makam yang sudah amblas membuat perbaikan perlu segera
dilakukan.
“Sebenarnya dari pihak keluarga
meminta pembenahannya nanti saja karena banyak peziarah yang datang. Namun kami
melihat kondisi makamnya sudah amblas, jadi kasihan,” katanya.
Saat ini, proses pemasangan rumput di
area makam juga masih menunggu pengiriman material.
“Belum dipasang rumput karena masih
dalam pemesanan. Mungkin dua hari lagi tiba,” ujarnya.
Jamuri menambahkan, keluarga almarhum
hanya menitipkan pesan agar makam Vidi Aldiano dirawat dengan baik.
“Pesan dari keluarga, mereka cuma
meminta agar makam almarhum dirawat dengan baik. Pesan itu datang dari bapaknya
almarhum,” tutupnya.
Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar