Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ini Kata Purbaya Soal Rupiah Dampak Perang Iran vs AS – Israel

 

Mata uang rupiah dan dolar AS.@Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao.


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran membuat nilai tukar hampir seluruh mata uang melemah terhadap dolar AS, termasuk rupiah.
 
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan depresiasi rupiah masih tergolong moderat, yakni 0,3%. Mata uang sejumlah negara di kawasan justru mengalami pelemahan yang lebih dalam.
 
“Rupiah terdepresiasi secara moderat sejalan dengan penguatan dolar AS global, dan relatif lebih baik dibanding negara-negara peers. Mencerminkan ketahanan fiskal Indonesia serta koordinasi fiskal-moneter yang kuat,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
 
Sebagai perbandingan, ringgit Malaysia melemah 0,5% terhadap dolar AS sejak konflik memanas. Baht Thailand melemah 1,6%, peso Filipina melemah 1,4%, sementara won Korea Selatan melemah hingga 3,3%.
 
“Depresiasi rupiah sejak awal perang sebesar 0,3%, jauh lebih baik dibanding negara-negara di sekeliling kita. Malaysia 0,5%, Thailand 1,6%,” ujarnya.


Menurut Purbaya, nilai tukar rupiah yang relatif lebih stabil mencerminkan ketahanan fiskal serta koordinasi yang baik antara otoritas fiskal dan moneter di Indonesia. Fundamental ekonomi dan disiplin fiskal nasional juga dinilai tetap terjaga.
 
“Jadi kita masih lumayan dibanding seluruh negara di dunia. Kita masih dianggap menjaga disiplin fiskal dengan baik dan fundamental ekonomi kita cukup baik,” tegasnya.
 
Sejumlah indikator makro juga menunjukkan ekonomi Indonesia masih berada pada jalur yang relatif stabil.
 
Inflasi, misalnya, masih berada dalam kisaran sasaran sekitar 2,5% untuk periode 2026–2027. Di sektor keuangan, penyaluran kredit perbankan pada Januari 2026 tercatat tumbuh sekitar 9,96% secara tahunan.
 
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 5,11%.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar