BNN Bongkar Kasus Sabu Jaringan Aceh-Bogor, Dibawa
Anggota TNI Dalam Kemasan Teh China.@merdeka.com.
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap seorang
anggota TNI dan dua warga sipil dalam kasus dugaan peredaran sabu jaringan
Aceh-Bogor yang dibongkar melalui Operasi Saber Bersinar 2026.
Plt. Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol.
Roy Hardi Siahaan mengatakan bahwa kasus ini terungkap pada dini hari ini di Parung
Panjang, Kabupaten Bogor.
“Jadi, kami melakukan surveillance (pengawasan) dan
kami mencurigai satu kendaraan. Ternyata di dalam kendaraan tersebut, kami
dapatkan seseorang. Akhirnya kami periksa. Yang bersangkutan memang oknum
anggota TNI,” kata Roy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026),
demikian dikutip dari Antara.
Ketika para tersangka sedang menurunkan barang,
petugas gabungan BNN langsung melakukan raid, planning, execution (RPE) atau
penindakan.
Dari pemeriksaan diketahui bahwa barang bukti sabu
diletakkan oleh pelaku dalam sebuah kompartemen bagian belakang mobil.
“Di kompartemen bagian belakang itu dimasukkan ada
sebanyak 29 kilogram. Jadi, ada 29 bungkus narkotika jenis sabu dengan kemasan
teh China,” kata Roy.
Peran Anggota TNI
Dia juga mengungkapkan bahwa anggota TNI tersebut
berperan sebagai pengedar sabu.
“Kami sudah pastikan bahwa yang bersangkutan adalah
pengedar, membawa barang tersebut dari Aceh, melalui Sumatera Selatan, sampai
kepada ke Bogor, dan kami berhasil menangkap di Bogor,” ucapnya.
Adapun BNN RI menggelar Operasi Saber Bersinar 2026
pada periode April-Mei 2026.
Total terdapat 31 tersangka yang ditangkap. Selain
itu, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 136,5 kilogram,
ganja sebanyak 147 kilogram, etomidate sebanyak 1.260 mililiter, ketamin
sebanyak 1.029 gram, serta ekstasi sebanyak 6.681 butir.
Secara keseluruhan, total potensi masyarakat yang
berhasil diselamatkan dari operasi ini mencapai sekitar 353.312 jiwa dengan
potensi nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita mencapai Rp211,4
miliar.
Sumber : Merdeka.com
0 Komentar