Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Evaluasi MBG, Mahasiswa di Medan Demo, Ricuh Robohkan Pagar DPRD Sumut

 

Evaluasi MBG, Mahasiswa di Medan Demo, Ricuh Robohkan Pagar DPRD Sumut
Pagar DPRD Sumut roboh saat mahasiswa Universitas HKBP Nommensen berunjuk rasa.@Rechtin Hani Ritonga/detikSumut.


MAJALAHJURNALIS.Com (Medan) - Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan. Dalam aksinya, massa menyampaikan enam tuntutan.
 
Dari amatan detikSumut di lokasi, saat aksi berlangsung sempat diwarnai kericuhan hingga mahasiswa merobohkan pagar kantor DPRD Sumut. Tindakan itu dilakukan lantaran Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus tak kunjung datang menemui massa.
 
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa aksi membawa enam tuntutan di antaranya evaluasi total Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
 
"Kami meminta evaluasi total program MBG, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat (SR) agar tepat sasaran, transparan, dan tidak menjadi beban anggaran negara," ujar Pimpinan Aksi Mujizat Silalahi saat membacakan tuntutan aksi di depan gedung DPRD Sumut, Senin (22/6/2026).
 
Tuntutan selanjutnya, kata Mujizat, yakni revisi UU TNI dan UU Polri serta kembalikan supremasi sipil sesuai amanat reformasi.




"Ketiga, kami meminta stabilkan nilai rupiah, harga BBM, dan harga kebutuhan pokok untuk melindungi daya beli rakyat," katanya.
 
Dalam tuntutannya, massa aksi juga meminta segera dilakukan pengesahan RUU Perampasan Aset. Menurut Mujizat, pengesahan RUU ini sudah ditunda kurang lebih 18 tahun.
 
"Koruptor tidak dihukum dengan berat, tidak ada efek jera. Maka dari itu kami menuntut segera sahkan RUU perampasan aset sebagai langkah konkret pemberantasan korupsi," ungkapnya.
 
Tuntutan kelima, jelas Mujizat, yakni segera sahkan RUU Masyarakat Adat guna menjamin perlindungan hak-hak masyarakat adat di Indonesia.
 
"Yang keenam, kami meminta revitalisasi pendidikan nasional melalui peningkatan kualitas, pemerataan akses, dan penguatan fasilitas pendidikan," pungkasnya.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar