Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Heboh Sejumlah Oknum TNI Dituding Ambil Lembu Warga di Labuhanbatu

 

Heboh Sejumlah Oknum TNI Dituding Ambil Lembu Warga di Labuhanbatu
Lembu yang ditemukan di dalam truk.@dok.Tangkapan Layar Video Viral


MAJALAHJURNALIS.Com (Labuhanbatu) - Video yang menarasikan satu kompi anggota TNI membawa belasan ekor sapi milik warga di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Pemilik lahan memberikan penjelasan fakta sebenarnya.
 
Dilihat detikSumut dalam video yang beredar, Sabtu (27/6/2026), tampak sejumlah pria berbadan tegap berjalan di lokasi yang gelap. Perekam video menyorot mereka dengan menggunakan senter sambil memperlihatkan beberapa ekor lembu, truk Colt Diesel berwarna kuning, serta benda yang disebut sebagai alat bius sapi.
 
Perekam video, Erwin Hutabarat, menuding lembu milik ibunya diambil paksa oleh seorang warga dengan bantuan sejumlah orang.
 
"Inilah lembu mamaku, Baru Naga, yang diambil paksa oleh anggota Jefri dari lokasi dan sisanya telah dibawa naik Colt Diesel warna kuning. Inilah sisanya ditembak bius dan inilah truk yang dibawa untuk mengangkut," ujar Erwin dalam video tersebut.
 
Saat diwawancarai, Erwin menyebut lembu yang disebut milik orangtuanya dibawa dengan melibatkan puluhan orang yang disebutnya sebagai anggota TNI.
"Orang termasuk satu kompi. Banyaknya anggota yang dibawa termasuk 25 orang, termasuk satu kompi TNI," kata Erwin kepada detikSumut, Sabtu (27/6/2026).
 
Selain itu, Erwin mengaku telah ada kesepakatan untuk melakukan mediasi. Namun, menurutnya, mediasi tersebut tidak terlaksana.
 
"Semalam tanggal 16 pukul 15.00 WIB akan ada mediasi hari Rabu di Polsek Labuhan Bilik. Ternyata mereka ingkar janji, tidak menghargai aparat negara, aparat desa, bahkan masyarakat setempat," ucapnya.



Sementara itu, Jefrey Agusutomo Ariska selaku pemilik lahan membantah mengambil lembu milik orang lain. Ia juga membantah membawa 16 ekor lembu seperti yang disebut dalam video.
 
"Lembu yang diambil adalah lembu milik saya yang berjumlah enam ekor, tidak ada berjumlah 16 ekor," katanya.
 
Lembu tersebut diambilnya saat malam hari di lahan pertanian miliknya, karena beberapa waktu lalu sempat hilang dan tidak balik ke kandang.
 
Jefrey mengaku sebelumnya memiliki 32 ekor lembu. Namun, jumlahnya kini tinggal 16 ekor karena diduga sering hilang.
 
"Lembu saya hilang terus. Dari 32 ekor kini tinggal 16 ekor saat saya hitung waktu mau saya sedekahkan untuk berkurban. Bahkan keluarga Erwin Hutabarat tahu saya beli lembu karena sebagian saudaranya bekerja di tempat saya," ujarnya.
 
Bahkan ia mengatakan bahwa tidak ada aparat yang terlibat dalam pengambilan sapi tersebut.
 
Jefrey pun mengaku sudah melaporkan dugaan kehilangan lembu tersebut ke pihak kepolisian dan kini prosesnya masih berjalan.
Sumber : detiksumut

Posting Komentar

0 Komentar