Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Hasil Undian Sepakbola PON Papua 2020, Sumut satu Grup dengan Jatim

 

Stadion Mandala berbenah menghadapi PON 2020. (Indrayadi TH/Indrayadi TH)

MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Hasil undian babak grup cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 menempatkan juara bertahan Jawa Barat bersama tuan rumah Papua.

Dalam undian secara virtual dari Papua yang dihadiri wakil 12 provinsi tersebut, Rabu (1/9/2021) malam, Jawa Barat tergabung di Grup A bersama Papua, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertandingan yang melibatkan tim Grup A akan berlangsung di Stadion Mandala.

Pada PON Jawa Barat 2016, Jawa Barat dan Papua bertemu di semifinal. Jawa Barat yang menang 3-1 melaju ke final dan menjadi juara dengan menundukkan Sulawesi Selatan. Sementara Papua meraih perunggu setelah mengalahkan Sumatera Selatan.

Sementara Grup B akan bertanding di Stadion Mahachandra yang diisi Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Terakhir Grup C diisi Kalimantan Timur, Aceh, Sulawesi Utara, dan Bengkulu, yang bermain di Stadion Barnabas Youwe.

Berdasarkan keterangan Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Amir Burhanudin, pertandingan pertama akan dimulai pada 27 September atau sepakan lebih awal dari jadwal pembukaan PON Papua 2020 pada 2 Oktober.

Amir menjelaskan dari tiga grup tersebut akan diambil enam tim terbaik, yakni juara dan runner up dari masing-masing grup. Setelah itu akan dilakukan undian lagi, dengan bagan satu grup terdiri dari tiga tim.

Hasil dari dua grup inilah yang nantinya akan melaju ke babak semifinal, yaitu juara dan runner-up. Format babak semifinal mempertemukan juara grup dengan runner up. Yang menang ke final dan yang kalah memperebutkan medali perunggu.

Format ini mirip seperti penyelenggaraan PON sebelumnya, lima tahun lalu, namun ketika itu dua dari tiga peringkat tiga terbaik di fase grup pertama turut lolos ke fase grup selanjutnya.

Mengenai hasil undian, Amir menyebut kekuatan semua grup merata. Persaingan di nomor cabang olahraga bergengsi ini dianggap ketat karena semua tim tak bisa berlatih optimal selama pandemi. Bukan tak mungkin akan muncul kejutan.

"Kami (Jawa Timur) siap bertanding. Tim saat ini dalam kondisi baik: bugar dan on fire. Kami mempertimbangkan semua tim karena mereka adalah tim yang lolos kualifikasi, artinya tim tersebut adalah terbaik dan siap bertanding di PON," kata Amir kepada CNNIndonesia.com, Rabu (1/9/2021).

Diketahui, 12 tim yang akan tampil di PON Papua 2020 merupakan tim terbaik dari babak kualifikasi. Tujuh tim merupakan juara grup babak kualifikasi, tiga tim terbaik dari Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, juara bertahan, dan tuan rumah.

Cabang olahraga sepak bola PON Papua dipastikan tanpa pemain profesional, seperti sebelumnya. PB PON Papua menetapkan hanya pemain berstatus amatir dan di bawah 23 tahun atau maksimal kelahiran 1 Januari 1997 yang boleh tampil.

Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Babena mengatakan, putusan tak ada pemain profesional di PON Papua sudah final. PSSI telah menyetujui hal tersebut pada Maret lalu setelah mendengar masukan dan saran dari seluruh Asprov PSSI.

"Surat dari PSSI sudah kami terima tertanggal 10 Maret 2021, tentang perubahan ketentuan pemain sepak bola PON XX tahun 2021.

Technical handbook sudah ditetapkan dan akan menjadi pedoman bagi semua tim sepak bola PON," katanya.

Hasil Undian Pembagian Grup:

Grup A: Papua, NTT, Maluku Utara, dan Jawa Barat

Grup B: Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan

Grup C: Kalimantan Timur, Aceh, Sulawesi Utara, dan Bengkulu.

(Sumber : abd/nva-CNN Indonesia)

Post a Comment

0 Comments