MAJALAHJURNALIS.Com (Kiev) - Ukraina kembali melakukan pertukaran tahanan
dengan Rusia di tengah konflik yang berlangsung antara kedua negara. Otoritas
Ukraina mengumumkan sedikitnya 41 tahanan dibebaskan oleh Moskow dan ditukar
oleh tahanan asal Rusia yang ditahan oleh Kiev. Seperti dilansir AFP dan CNN, Sabtu (7/5/2022),
kesepakatan untuk saling menukar tahanan antara Ukraina dan Rusia itu diumumkan
oleh Wakil Perdana Menteri (PM) Ukraina Iryna Vereshchuk dalam pernyataan via
Telegram pada Jumat (6/5/2022) waktu setempat. "Pertukaran tahanan lainnya telah terjadi:
41 orang, termasuk 11 wanita telah dipulangkan," ucap Vereshchuk dalam
pernyataannya. Lebih lanjut disebutkan oleh Vereshchuk bahwa 41
tahanan yang dibebaskan Moskow itu terdiri atas 28 tentara dan 13 warga sipil. Salah satu warga sipil yang dibebaskan merupakan
seorang pendeta pada Gereja Ortodoks Ukraina, yang namanya tidak disebutkan.
Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Vereshchuk menyebut pertukaran
tahanan itu 'sangat memuaskan'. Namun tidak disebutkan lebih lanjut oleh
Vereshchuk soal jumlah tahanan Rusia yang dibebaskan oleh Kiev dalam pertukaran
tahanan itu. Ukraina dan Rusia telah melakukan sejumlah
pertukaran tahanan sejak Moskow mengirimkan pasukannya untuk menginvasi pada 24
Februari lalu. Terakhir kali, pertukaran tahanan terjadi pada 30
April lalu, dengan 14 tahanan Ukraina dibebaskan oleh Rusia, termasuk seorang
wanita hamil. Tidak disebutkan lebih lanjut jumlah tahanan Rusia yang
dibebaskan oleh Ukraina dalam pertukaran tahanan itu. Sumber : detiknews.com
0 Komentar