Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Unggahan Video Toraja di YouTube milik Pandji Pragiwaksono Diperiksa Polisi

 

Unggahan Video Toraja di YouTube milik Pandji Pragiwaksono Diperiksa Polisi
Pandji Pragiwaksono.@Instagram.com/@pandji.pragiwaksono.


MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memeriksa saksi berinisial SB terkait unggahan video di YouTube milik Pandji Pragiwaksono yang diduga memuat unsur penghinaan terhadap Suku Toraja. SB disebut berperan sebagai admin yang mengunggah konten tersebut pada 8 Juni 2021.
 
“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saudara SB selaku admin YouTube yang bersangkutan. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penghinaan melalui media elektronik,” ujar Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rizki Prakoso kepada wartawan, Kamis (19/2/2026).
 
Agenda pemeriksaan ini masih terkait dengan proses penyidikan atas laporan masyarakat Suku Toraja yang merasa adatnya dihina dalam materi stand-up comedy yang diunggah ke platform digital.
 
Penyidik mengajukan 33 pertanyaan kepada SB, meliputi proses penyuntingan video, pemberian narasi, deskripsi konten, hingga penentuan jadwal unggahan.
 
“Berdasarkan keterangan saksi, proses editing, penulisan narasi, deskripsi, serta waktu unggah dilakukan oleh yang bersangkutan atas perintah dan arahan pemilik kanal,” jelasnya.
 
SB diketahui telah bekerja dengan Pandji sejak 2010 sebagai editor video dan sejak 2019 menjadi admin kanal YouTube tersebut. Penyidik saat ini masih mengumpulkan bukti untuk menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan kasus ini.


“Proses penyidikan masih berjalan. Kami mengedepankan profesionalitas dan transparansi dalam menangani setiap laporan masyarakat,” tutupnya.
 
Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono telah mendatangi kantor Bareskrim Polri di Jakarta pada Senin (2/2/2026). Ia mengaku, dimintai keterangan seputar materi tentang budaya adat Toraja yang ia sampaikan dalam pertunjukan stand-up comedy Mesakke Bangsaku.
 
“Dapat panggilan terkait kasus Suku Toraja,” kata Pandji Pragiwaksono.
 
Pandji Pragiwaksono menjelaskan, pertunjukan tersebut berlangsung pada 2013, tetapi laporan baru muncul sekarang. Ia mengaku, sebelumnya sudah meminta maaf kepada masyarakat Toraja.
 
 “Sebenarnya permintaan maaf sudah dilakukan dan bisa dilihat publik. Tapi mungkin laporan ini tetap diteruskan,” ujarnya.
 
Agenda pemeriksaan kali ini masuk tahap penyidikan, dengan puluhan pertanyaan yang diajukan kepadanya.
 
“Sebanyak 48 pertanyaan terkait materi video stand-up saya, materi dalam video saya,” tutupnya.
Sumber : Beritasatu.com

Posting Komentar

0 Komentar