Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga.@Nizar
Aldi/detikSumut
MAJALAHJURNALIS.Com (Medan)
- DPW NasDem Sumut mengkritik sikap Gubernur Sumatera
Utara (Gubsu) Bobby Nasution karena walk out dari paripurna DPRD dengan agenda
penandatanganan LPJ APBD 2025. Gerindra menilai jika kritik NasDem itu keliru. "Saya sebagai pimpinan DPRD dari
Gerindra kalau ada yang menyampaikan Gubernur arogan ya saya kira itu keliru,
itu salah," kata Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga saat dihubungi, Rabu
(29/7/2026). Ihwan menjelaskan interupsi yang
dilayangkan anggota DPRD Sumut saat itu terkait kuorum, bukan permasalahan
kebijakan atau LJP APBD 2025. Sehingga Ihwan menilai jika keliru menyimpulkan
Bobby arogan karena meninggalkan rapat paripurna. "Artinya harus dipahami dua hal
yang berbeda di situ, bukan perdebatan karena kita tidak senang dengan Pak
Gubernur misalnya ada intrupsi lantas dia keluar, itu harus digarisbawahi. Tapi
kalau misalnya kita interupsi kepada Pak Gubernur soal kebijakan, lantas dia
meninggalkan paripurna ya itu memang kurang etiskan tapi ini kan beda, intrupsi
itu kepada ketua DPRD masalah kuorum, antara fisik dan tanda tangan, itu yang
mau disamakan persepsi," ucapnya. Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution
walk out dari rapat paripurna di Kantor DPRD Sumut dengan agenda
penandatanganan LPJ APBD 2025. Partai NasDem Sumut mengkritik sikap Bobby
tersebut. Kritik dari NasDem disampaikan oleh
Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony viral di media sosial. Politikus NasDem
itu menilai sikap Bobby itu merupakan gambaran arogan dan meminta sikap itu
dihentikan.
"Itu pandangan partai dan saya
sebagai Wakil Ketua Partai NasDem Sumut yang juga pimpinan DPRD tentu
menyampaikan pandangan partai, dan besok di paripurna akan ada pandangan fraksi
terkait hal yang sama," ucap Ricky, Rabu (29/7/2026). Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar
membenarkan pernyataan Ricky. Iskandar mengatakan jika kritikan itu merupakan
sikap resmi dari NasDem Sumut. "Ya, pernyataan Wakil DPRD Ricky
Anthony merupakan sikap resmi Partai NasDem Sumatera Utara," kata Iskandar
saat dihubungi. Iskandar juga menyayangkan sikap walk
out saat paripurna karena tidak menghargai legislatif. Padahal, kaat Iskandar,
legislatif dan eksekutif merupakan lembaga yang setara. "DPW Partai Nasdem Sumatera Utara
menyayangkan walk out nya Bobby Nasution saat rapat paripurna karena dinilai
tidak menghargai lembaga legislatif, karena lembaga eksekutif dan lembaga
legislatif adalah lembaga yang setara, ini sikap resmi Partai Nasdem,"
ucapnya. Kritikan dari NasDem disampaikan oleh
Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony viral di media sosial. Politikus NasDem
itu menilai sikap Bobby itu merupakan gambaran arogan dan meminta sikap itu
dihentikan. "Itu pandangan partai dan saya
sebagai Wakil Ketua Partai NasDem Sumut yang juga pimpinan DPRD tentu
menyampaikan pandangan partai, dan besok di paripurna akan ada pandangan fraksi
terkait hal yang sama," ucap Ricky, Rabu (29/7/2026). Sumber : detiksumut
0 Komentar