Justin Hubner, Elkan Baggott dan Mathew Baker (c) Bola.net/Abdul Aziz
MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta) - Timnas Indonesia akan
menghadapi FIFA ASEAN
Cup 2026 di tengah situasi yang kurang ideal. Skuad Garuda
hampir dipastikan kehilangan kapten Jay Idzes yang
mengalami cedera otot paha saat memperkuat Sassuolo di Liga Italia.
Turnamen mini tersebut akan
berlangsung di Jakarta dan Bandung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh,
dengan Singapura menjadi lawan pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Jumat (25/9/2026).
Jay Idzes mengalami cedera otot
quadriceps kaki kiri ketika membantu Sassuolo menghadapi Juventus pada pekan
keempat Serie A 2026/2027. Pemeriksaan medis menunjukkan cedera tingkat sedang
yang membuatnya membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu bulan.
Absennya Idzes membuat Timnas
Indonesia perlu menyiapkan opsi di lini belakang. Tiga nama yang memiliki
profil berbeda dan bisa dipertimbangkan untuk mengisi ruang yang ditinggalkan
sang kapten adalah Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Mathew Baker.
1. Justin Hubner
Justin Hubner menjadi salah satu
kandidat karena memiliki pengalaman internasional sekaligus konsistensi menit
bermain di level klub. Bek berusia 23 tahun itu kini menjadi pemain reguler
Fortuna Sittard di Eredivisie.
Hubner selalu menjadi starter dan
bermain penuh dalam enam pertandingan Fortuna Sittard pada Eredivisie
2026/2027. Konsistensi tersebut membantu Fortuna Sittard menempati peringkat
ketujuh dengan koleksi 10 poin.
Catatan 14 gol yang bersarang di
gawang Fortuna Sittard dalam enam pertandingan memang menunjukkan masih ada
pekerjaan rumah bagi lini belakang tim. Namun, peran Hubner tetap penting
karena karakter permainannya yang agresif dan tidak kenal kompromi dalam
menghadapi serangan lawan.
2. Elkan Baggott
Elkan Baggott memiliki modal lain
berupa pengalaman bermain di sepak bola Inggris. Kepindahannya dari Ipswich
Town ke Millwall secara permanen pada 15 Juli 2026 memberikan kesempatan baru
bagi bek berpostur tinggi tersebut untuk mendapatkan menit bermain lebih
banyak.
Dalam dua bulan sejak bergabung
dengan Millwall, Baggott mulai mendapat kepercayaan dari pelatih Alex Neil. Ia
tercatat telah tampil dalam tujuh pertandingan di seluruh kompetisi yang
diikuti Millwall.
Rinciannya, Baggott bermain dalam
dua pertandingan Carabao Cup dan lima pertandingan Divisi Championship. Dari
tujuh penampilan tersebut, pemain berusia 23 tahun itu mengumpulkan total 314
menit bermain.
Jumlah tersebut menjadi perkembangan
penting bagi Baggott setelah periode karier di Inggris yang sebelumnya tidak
selalu memberinya kesempatan tampil secara reguler. Konsistensi menit bermain
di Millwall dapat menjadi modal ketika Timnas Indonesia membutuhkan opsi di
lini pertahanan.
3. Mathew Baker
Mathew Baker menawarkan profil yang
berbeda karena usianya masih sangat muda, tetapi sudah memiliki pengalaman
bersama Timnas Indonesia senior. Ia bahkan mencatat sejarah ketika menjalani
debut pada laga FIFA Matchday melawan Oman, 5 Juni 2026.
Baker masuk pada menit ke-80 untuk
menggantikan Rizky Ridho dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-0
untuk Indonesia. Saat itu, pemain keturunan Indonesia-Australia tersebut
berusia 17 tahun dan 23 hari.
Debut tersebut membuat Baker menjadi
pemain termuda yang pernah tampil untuk Timnas Indonesia senior. Ia melewati
rekor sebelumnya milik Arkhan Kaka yang melakukan debut pada Piala AFF 2024
dalam usia 17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari.
Selain faktor usia, fleksibilitas
menjadi salah satu kelebihan Baker. Ia dapat dimainkan sebagai bek tengah, bek
kiri, maupun gelandang bertahan, setelah sebelumnya lebih banyak mendapat menit
bermain bersama Timnas Indonesia U-16 dan menjadi kapten di level U-17.
Sumber : Bola.net
0 Komentar