Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Sugiman Menceritakan Sejak Berdirinya SD Persatuan di Desa Air Hitam, Labura

 

Sugiman Kepala Yayasan SD  Persatuan dan di sebelah kiri Misman S.Pd Kepala Sekolah SD Persatuan

MAJALAHJURNALIS.Com (Labura) – Sudah 46 tahun SD Persatuan Pasar IV Desa Air Hitam Kecamatan Kualuh Leidong berdiri, sejak Tahun 1977. Dan sudah melahirkan tunas-tunas bangsa yang berprestasi di negara ini.
 
Hal tersebut disampaikan Sugiman Kepala Yayasan dan Misman, S.Pd Kepala Sekolah SD Persatuan kepada Majalahjurnalis.com, Senin (25/9/2023) saat bincang-bincang diruang kerjanya.
 
Sugiman mengatakan, ia baru terpilih sekitar 1 bulan lalu menggantikan Sutrisno sudah menjabat dari tahun 2004 – 2023 yang kemudian mengundurkan diri dikarenakan sudah berusia lanjut (tua).
 
Lalu Sugiman menceritakan secara rinci tentang terbentuknya SD Persatuan. Sebelumnya sudah ada Sekolah Dasar Swasta di Desa ini, namun lokasinya kurang strategis, tepatnya di Pasar II, berada dipinggir  sungai, lama-kelamaan sekolah itu, tanahnya longsor terbawa arus sungai, atas kejadian itu berberapa orang tokoh masyarakat berkumpul untuk mendirikan sekolah yang tempatnya strategis diantaranya Pak Mahmud, Pak Ngadimin, Pak Hmjah, Pak Sutrisno, termasuk saya, ucap Sugiman.
 
Akhirnya kami mendapatkan lokasi di Pasar IV ini, dan tanah ini di Hibahkan oleh tokoh masyarakat yang beranama Pak Dur Rahman dan Pak Saibon luasnya sekitar 2.5 rante dan kami sepakat untuk mendirikan rumah sekolah tepat pada tahun 1977.
 
Kami beri nama  sekolahnya Persatuan, dengan harapan agar seluruh warga dan masyarakat yang ada di Desa Air Hitam, bagi yang beragama muslim maupun Non Muslim tetap bersatu.

Sekolah Dasar Swasta Persatuan Desa Air Hitam



Alhamdulillah sampai saat ini, walaupun desa Ini terdiri dari beraneka suku dan agama, namun kami masih tetap menjalin Persatuan dan Kesatuan, tutup Sugiman.
 
Hal senada juga disampaikan Misman, S.Pd Kepala Sekolah SD Persatuan, bahwa beliau salah satu alumni SD Persatuan tamatan tahun 1993.
 
Setelah selesai kuliah, saya kembali ke desa dengan niat mau membangun desa melalui jalur pendidikan.
 
Alhamdulillah saya diberi kepercayaan menjadi Kepala Sekolah disini. Sampai saat ini, sekolah kami sudah memiliki 6 ruang kelas belajar dan 1 ruangan Guru, memiliki 150 siswa dan 11 guru semuanya Sarjana.
 
Kami telah menerima bantuan ruang belajar dari pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan mendapat Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
 
Kami juga mengikuti seluruh program program dari Pemkab Labura khusus dari Dinas Pendidikan dan saya termasuk salah seorang yang menggeluti dibidang Kepramukaan, Saya sudah berulangkali mengikuti Jambore-Jambore di tingkat Nasional, ucap Misman mengakhiri. (Amin Hsb)

Post a Comment

0 Comments