MAJALAHJURNALIS.Com (Jakarta)
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami
dugaan aliran uang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan bank badan usaha
milik daerah (BUMD) di Jawa Barat tahun anggaran 2021-2023 yang diduga turut
diterima selebgram Lisa Mariana dengan menggunakan nama orang lain. Menanggapi hal tersebut, Lisa Mariana
meminta KPK segera memanggil sejumlah perempuan lain, termasuk mantan Gubernur
Jawa Barat Ridwan Kamil, terkait kasus dugaan korupsi tersebut. "Coba itu selir lainnya akang
dipanggil berikut akangnya. Repot ye orang lagi anteng-anteng," tulis
Lisa, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Kamis (13/8/2026). Lisa mengaku telah menjalani
pemeriksaan dan memberikan keterangan kepada KPK terkait kasus tersebut. "Eh gue mah sudah dipanggil ke
gedung Merah Putih!" tegasnya.
Dalam unggahan video lainnya di
Instagram, Lisa juga mengaku telah berupaya kooperatif selama proses
pemeriksaan terkait kasus tersebut. Ia berharap KPK segera memeriksa
pihak-pihak lain yang diduga menerima aliran dana. "Saya kemarin sudah kooperatif
dan sudah saya list (beri daftar) siapa saja yang diduga menerima dana bahkan
ada yang sampai Rp 400 M diduga ya. Kenapa sih muka ini terus yang dijadikan
tumbal media? Pokoknya intinya gini, coba itu dipanggil yang sudah di-list
itu," terang Lisa. Lisa juga meminta KPK menyelidiki
pihak yang disebutnya sebagai pemeran utama dalam kasus dugaan korupsi
tersebut. "Pemeran utamanya haruslah
(diselidiki), masa muka Lisa melulu yang dimunculkan di media," pungkas
Lisa. Sumber : Beritasatu.com
0 Komentar