MAJALAHJURNALIS.Com (Bengkulu
Kaur) - Hampir 3 bulan lebih teragedi mengenaskan
seorang buruh bangunan dilokasi gedung Sekolah Rakyat (SR) Wilayah Hukum Polres
Kaur hingga kini masih timbulkan misterius. Pemeriksaan berbagai pihak yang
dilakukan di Polres Kaur belum menuai hasil, artinya ada kesan dikaburkan atau tidak ada kejelasan hukum tentang
kasus tersebut, apalagi untuk penetapan tersangka kepada pihak yang bertanggungjawab, masih kabur. Kamis (11/8/2026).
Menurut Arsis Barwi, SH Masyarakat
Peduli Hukum, "Kalau itu sudah terjadi meninggal dunia seperti itu maka
kasus itu harus berjalan sampai tuntas, harus ada yang pihak bertanggungjawab
seperti pemilik alat berat, kontraktor yang mempekerjakan orang yang meninggal
itu tadi, dan itu akan segera saya pertanyakan ke pihak Polres Kaur dalam waktu
dekat, jelas Arsis.
Santunan bagi keluarga korban pun tidak ada seharusnya tetap itu tetap dilakukan. akan tetapi, anehnya unsur yang bertanggungjawab secara hukum, pihak Polres belum menjelaskannya, terkesan jalan ditempat, tegas Arsis dengan awak media. Risdian warga lainnya menyikapi, "Kami menyayangkan kasus tragedi kematian di SR sampai hari ini diam tidak
ada kelanjutan, bagaimana kinerja Polres Kaur lamban belum juga ada tersangkanya. Padahal itu sudah cukup lama? Bagaimana kepercayaan
publik mau meningkat, kasus yang sudah jelas seperti ini saja tidak tuntas-tuntas, jelas Risdian. (red)
0 Komentar